Konten dari Pengguna

KKN MU UMY 122 Pasang 44 Reflektor di Krikilan, Dorong Keamanan dan Pemberdayaan

KKN MU-122

KKN MU-122

KKN UMY PADUKUHAN KRIKILAN

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN MU-122 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN Persyarikatan Muhammadiyah UMY Kelompok 122 saat prosesi penyerahan di Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman, sebagai bagian dari awal pelaksanaan KKN di Padukuhan Krikilan.
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN Persyarikatan Muhammadiyah UMY Kelompok 122 saat prosesi penyerahan di Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman, sebagai bagian dari awal pelaksanaan KKN di Padukuhan Krikilan.

Yogyakarta — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) KKN UMY Kelompok 122 Pasang 44 Reflektor di Krikilan, Dorong Keamanan dan Pemberdayaan MasyarakatUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kelompok 122 melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Padukuhan Krikilan, Berbah, Sleman. Mengusung tema “Optimasi Keamanan Lingkungan dan Kualitas Pendidikan Menuju Masyarakat yang Berdaya”, kegiatan KKN berlangsung selama satu bulan, mulai 29 Juli hingga 27 Agustus 2026.

KKN tersebut diikuti oleh 10 mahasiswa yang berasal dari berbagai bidang keilmuan. Kelompok ini merupakan kolaborasi lintas fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Pertanian.

Adapun bidang studi yang tergabung dalam Kelompok 122 meliputi Ilmu Komunikasi, Hukum, Akuntansi, Agribisnis, Teknik Sipil, Teknik Informatika, dan Hubungan Internasional. Keberagaman latar belakang tersebut menjadi salah satu modal mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Salah satu program kerja yang menjadi perhatian utama adalah pemasangan 44 tiang reflektor di sejumlah titik di Padukuhan Krikilan, khususnya di area pinggiran sungai. Pemasangan tersebut dilakukan sebagai upaya membantu meningkatkan visibilitas dan keamanan lingkungan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Candra Ariesta, Ketua RT 01 Padukuhan Krikilan, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memberikan bantuan yang cukup berarti bagi masyarakat.

“Sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN. Selain kami banyak terbantu dalam perencanaan tirakatan dan malam puncak, terima kasih juga untuk pemasangan reflektor yang sudah dipasang di pinggiran sungai. Karena memang awalnya kami mau memasangkan, namun belum sempat,” ujar Candra Ariesta.

Selain berfokus pada keamanan lingkungan, Kelompok 122 juga melaksanakan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Di bidang pendidikan, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pembentukan karakter dan kebersihan kepada anak-anak di TK Among Putro dan TK ABA Semoya.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan pentingnya kebiasaan hidup bersih sekaligus membangun karakter positif sejak usia dini. Mahasiswa berupaya menyampaikan materi dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Sementara itu, aspek pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kepada kelompok PKK mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin. Kegiatan ini memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah rumah tangga agar tidak hanya dibuang, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi memiliki nilai jual.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mendorong masyarakat melihat potensi di lingkungan sekitar sebagai sesuatu yang dapat dikembangkan. Pengetahuan dan keterampilan yang diberikan diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa KKN berakhir.

Tidak hanya menjalankan program kerja, mahasiswa KKN Kelompok 122 juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satu kegiatan yang paling berkesan bagi mahasiswa adalah rangkaian Semarak 17 Agustus.

Mahasiswa turut terlibat langsung dalam proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan tirakatan tingkat padukuhan hingga malam puncak yang dilaksanakan di tingkat RT. Keterlibatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memahami dinamika kehidupan sosial warga.

Ketua KKN Persyarikatan Muhammadiyah Kelompok 122, Kelvin Mahendra, mengatakan bahwa keberagaman latar belakang keilmuan tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk bekerja bersama. Justru, perbedaan tersebut menjadi kekuatan dalam menjalankan berbagai program selama berada di tengah masyarakat.

“Walaupun kami datang dengan latar keilmuan yang berbeda-beda, kami berusaha membagikan pengetahuan dan kemampuan yang kami miliki. Karena keberhasilan kami bukan karena satu orang, melainkan kerja sama bersama yang sudah kami bangun selama satu bulan di KKN,” ujar Kelvin Mahendra.

Kehadiran mahasiswa selama satu bulan di Padukuhan Krikilan diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan yang bersifat sementara, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Pemasangan 44 reflektor menjadi salah satu bentuk kontribusi konkret dalam aspek keamanan lingkungan, sementara kegiatan pendidikan dan pemberdayaan diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas masyarakat.

Melalui tema “Optimasi Keamanan Lingkungan dan Kualitas Pendidikan Menuju Masyarakat yang Berdaya”, KKN Kelompok 122 berupaya memadukan aspek keamanan, pendidikan, dan pemberdayaan dalam satu rangkaian kegiatan.

Bagi mahasiswa, KKN bukan hanya menjadi ruang untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dari masyarakat. Selama satu bulan berada di Padukuhan Krikilan, mahasiswa belajar bahwa kontribusi terhadap masyarakat dapat dimulai dari kebutuhan sederhana yang kemudian dikerjakan melalui kolaborasi.

Setelah rangkaian kegiatan berakhir pada 27 Agustus 2026, mahasiswa berharap berbagai program yang telah dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Padukuhan Krikilan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman, pendidikan yang lebih berkualitas, dan masyarakat yang semakin berdaya.