Konten dari Pengguna

Kemensos dan Komisi VIII DPR Serahkan Bansos Rp 201 M ke Masyarakat Papua

Kemensos

Kemensosverified-green

Official account of Kementerian Sosial Republik Indonesia

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kemensos tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemensos bersama anggota Komisi VIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, memberikan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 201 miliar kepada masyarakat Papua pada Sabtu (25/11). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kemensos bersama anggota Komisi VIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, memberikan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 201 miliar kepada masyarakat Papua pada Sabtu (25/11). Foto: Dok. Istimewa

Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 201 miliar kepada masyarakat Papua pada Sabtu (25/11).

Penyerahan bantuan bansos bagi masyarakat penerima manfaat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), di Tanah Hitam, Kota Jayapura, dilakukan anggota Komisi VIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas.

Sejak masuk Komisi VIII, anggota DPR RI Dapil Papua itu berkomitmen untuk terus berupaya mendorong penyaluran bantuan secara berkesinambungan khususnya bagi Papua mengingat alokasi anggaran di Kemensos cukup besar.

“Dan Papua merupakan salah satu daerah yang mendapatkan perhatian cukup besar dari pemerintah, melalui Kemensos dan DPR, karena Papua merupakan daerah 3T atau Tertinggal, Terdepan dan Terluar,” ujar Yan Mandenas.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan daerah 3T mendapatkan alokasi anggaran yang cukup signifikan dalam rangka membantu masyarakat.

“Jadi, tadi hanya penyerahan secara simbolis, nanti petugas di lapangan bersama dinas sosial tingkat provinsi, kabupaten dan kota yang mendistribusikan langsung," lanjut Yan Mandenas.

Ke depannya Yan Mandenas berharap pemerintah pusat juga memberi perhatian lebih kepada masyarakat Papua untuk pengadaan rumah sehat.

"Saya banyak berkeliling Papua termasuk daerah rawan konflik. Dari hasil berkeliling, saya menyimpulkan masyarakat Papua banyak membutuhkan rumah sehat karena rumah saat ini menjadi kebutuhan dasar," jelasnya.

"Berdasarkan data 1 rumah di Papua rata-rata diisi oleh 5 Kepala Keluarga (KK). Untuk itu agar rumah sehat lebih banyak dan cepat terbangun selain Kementerian PUPR, saya berharap kementerian lain juga ikut membantu sesuai tupoksinya masing-masing," tandas Yan Mandenas.

Sementara itu Kemensos melalui BBPPKS akan mengontrol distribusi bantuan ini agar tepat sasaran, dengan demikian bantuan yang mencapai Rp 201 miliar itu akan tersalurkan di seluruh tanah Papua.

Berikut rincian bantuan sosial yang disalurkan di tanah Papua :

  1. Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 11.299.805.730

  2. Bantuan Sembako Rp 189.662.400.000

  3. Bantuan Yatim Piatu Rp 363.200.000

  4. Bantuan Atensi Rp 145.736.390

Dari empat jenis bantuan tersebut, Kemensos secara keseluruhan memberikan total bantuan senilai Rp 201.471.142.120.