Konten dari Pengguna

Mentan Motivasi Mahasiswa Polbangtan Medan Jadi Motor Pertanian Modern

Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanianverified-green

Akun resmi Kementrian Pertanian

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kementerian Pertanian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3).  Foto: Kementan RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3). Foto: Kementan RI

Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberi kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3). Dalam kesempatan ini, ia menggairahkan semangat mahasiswa sebagai pioner atau generasi pertanian milenial yang membangun pertanian modern dan fondasi kesejahteraan petani.

Oleh karena itu, Polbangtan sebagai pabrik yang mencetak generasi milenial harus terus melakukan inovasi sebagai modal mahasiswa ketika terjun ke masyarakat.

"Kalian ini adalah pionir penentu kesejahteraan bangsa ini. Miskin atau tidak masyarakat ada di tangan kamu (mahasiswa)," demikian dikatakan SYL dalam kuliah umum yang mengangkat tema “Regenerasi Petani dan Peran Mahasiswa Politeknik Pertanian Dalam Mewujudkan Pertanian Modern” tersebut.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3). Foto: Kementan RI

SYL mengatakan, Kementan terus berusaha meningkatkan sumber daya manusia di bidang pertanian. Polbangtan yang ada di beberapa daerah di Indonesia menjadi wujud dari upaya nyata sebagai penggerak kemajuan di masyarakat.

"Teruslah belajar karena saat ini kita harus mampu bersaing dengan negara luar. Kita harus mampu bersaing dengan Vietnam, Malaysia, Inggris dan negara-negara Eropa," ujarnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3). Foto: Kementan RI

SYL juga mengatakan pertanian Indonesia sangat terbuka bagi para generasi millenial yang didukung oleh alam dengan tanah subur, masyarakat yang membutuhkan makan namun kekurangan SDM yang dapat mengelola sektor pertanian sehingga peluang ini harus dimanfaatkan utamanya oleh mahasiswa Polbangtan dan masyarakat.

"Dibanding negara-negara lain, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi yang terbaik. Kondisi geografis Indonesia sangat menguntungkan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara sejahtera lewat pengembangan pertanian," imbuh SYL.

Ia pun tidak hanya memacu motivasi mahasiswa sebagai pionir kemajuan pertanian di lapangan, namun mahasiswa nanti harus menjadi SDM unggul yang mampu menjadi leader dengan memiliki prinsip dan inovatif, kemampuan planning yang baik dan kepribadian atau perilaku yang menjadi contoh masyarakat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3). Foto: Kementan RI

Dengan demikian, mahasiswa lulusan Polbangtan ini dapat menghasilkan kesuksesan dalam setiap proses atau tahap yang dijalankan.

"Saya sebut ini dengan istilah P.A.K.U.I yakni planning yang lebih baik, attitude yang lebih baik termasuk action yang lebih serius, knowledge yang kuat, usaha yang tidak pernah putus, dan inovasi yang terus menerus. Ujungnya menghasilkan kesuksesan, jangan menjadi SDM yang menghasilkan accident. Kesuksesan sama accident itu beda tipis, ini harus kita catat baik-baik," terangnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Senin (22/3). Foto: Kementan RI

Di kesempatan yang sama, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menerangkan Polbangtan adalah salah satu politeknik yang berada di Kementerian Pertanian (Kementan). Terdapat 6 kampus Polbangtan salah satunya ada di Provinsi Sumatera Utara.

"Politeknik pembangunan pertanian adalah pabrik dari calon-calon petani millenial kita. Tentu ini terkait dengan regenerasi petani yang mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap harus terus kita lakukan secara terus menerus secara berkesinambungan dan secara sistematis," ucap Dedi

"Alumni Polbangtan juga mampu mengisi berbagai subsektor usaha diberbagai bidang pertanian, bisnis di bidang pertanian baik oleh pemerintah, swasta maupun masyarakat. Kita terus dorong alumni Polbangtan terdepan untuk pertanian," tutup Dedy.