Kumparan Logo
Konten Media Partner

Foto: Halaman Sekolah di Kolaka Utara yang Dijadikan Lokasi Menambang

kendarinesiaverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SMAN 1 Batuputih  berada di Jalan Trans Sulawesi, Desa Makkuaseng, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Dok.Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
SMAN 1 Batuputih berada di Jalan Trans Sulawesi, Desa Makkuaseng, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Dok.Istimewa

Pemandangan tak biasa tampak di SMAN 1 Batuputih yang berada di Jalan Trans Sulawesi, Desa Makkuaseng, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Halaman sekolah yang biasanya dijadikan tempat upacara atau tempat bermain para siswa itu berubah menjadi tumpukan diduga ore nikel yang diduga adalah hasil produksi PT Kasmar Tiar Raya.

Tampak tumpukan tanah mengelilingi gedung sekolah, bahkan terlihat didepan ruang kelas pu ada galian tanah.

Berikut foto - foto yang diperoleh kendarinesiaid tempat SMAN 1 Batuputih dijadikan lokasi menambang:

Tampak tumpukan tanah yang diduga berisi ore nikel mengelilingi gedung sekolah. Foto: Dok.Istimewa

Kepala Desa Mekuasseng, Dhajar, yang sekaligus sebagai Ketua Komite sekolah tersebut mengatakan, proses pengerukan halaman sekolah itu sudah berlangsung sejak dua bulan lalu. Dia bilang bahwa alat berat yang beroperasi itu adalah milik PT Kasmar.

Tumpukan tanah yang berada di area sekolah. Foto: Dok.Istimewa
Tampak gundukan tanah berada perais disamping sekolah. Foto: Dok.Istinewa

Kata Dhajar, pengerukan halaman sekolah itu sudah mendapat izin dari pihak sekolah. "Itu kemarin sebelum digali itu toh, sudah sepakat gurunya dengan kepala sekolah," ujar Dhajar, dikonfirmasi Rabu (25/3).

Halaman sekolah yang berisi tumpukan tanah. Foto: Dok.Istimewa

Kuasa Direktur PT Kasmar Tiar Raya, Sulkifli yang dihubungi membantah informasi tersebut. Kata dia, pihaknya (PT. Kasmar) tidak pernah melakukan penambangan di wilayah sekolah. Tapi dia membenarkan jika SMAN 1 Batu Putih itu masuk dalam IUP Kasmar.

"Ini yang saya heran pak. Banyak yang jual-jual nama PT Kasmar tapi dia tidak punya legal standing. Ini saya sementara telusuri juga ini pak, siapa orangnya," ujar Sul.

Tumpukan tanah yang diduga berisi ore nikel. Foto: Dok.Istimewa
Tepat didepan ruang kelas tampak galian alat berat. Foto: Dok.Istimewa