Helikopter Terbang Rendah, Pelajar Baubau Berhamburan Gegara Debu Masuk Sekolah
ยทwaktu baca 2 menit

Viral di media sosial menampilkan helikopter melakukan terbang rendah di Stadion Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (26/09) pagi. Akibatnya para pelajar berhamburan karena debu masuk ke dalam sekolah.
Dalam video tersebut, satu unit helikopter tengah terbang rendah di stadion Betoambari. Kemudian kepulan debu berwarna merah membubung tinggi hingga menyebabkan warga berhamburan.
Dari beberapa potongan video lainnya menampilkan, debu yang cukup tebal memenuhi lingkungan sekolah. Kemudian puluhan pelajar SD beserta guru yang sedang berada di dalam ruangan kelas sontak keluar berhamburan.
"Iya itu benar (helikopter terbang rendah). (Posisi helikopter) dekat dengan sekolah tapi tidak terlalu (terdampak debu)," kata Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo kepada kendarinesia, pada Senin (26/09).
Erwin mengungkapkan helikopter terbang rendah tersebut untuk melakukan uji coba pendaratan penyambutan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kota Baubau sore ini. "Iya (proses penyambutan Presiden Jokowi) tapi di luar rangkaian (resmi)," ungkapnya.
Selain masuk ke sekolah, debu yang dihasilkan dari helikopter terbang rendah itu berdampak kepada para penjual makanan di sisi stadion. Mereka terpaksa harus menutup makanan yang dijual guna mencegah debu mengotori makanannya.
"Pas helikopternya mau turun ternyata debu langsung naik dan orang-orang semua lari," kata warga yang enggan disebut namanya.
Namun hingga siang hari, warga kembali membuka lapak jualannya. "Siang ini saya lihat sudah aman-aman. Banyak juga yang sudah makan di sekitaran situ," ungkapnya.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana dijadwalkan tiba di Bandara Haluoleo pada Senin (26/9) pukul 16.00 Wita. Selanjutnya, Jokowi bertolak ke Bandara Betoambari, Kota Baubau dan tiba sekitar pukul 16.45 Wita.
