Mudik Dilarang, Pelabuhan Nusantara Masih Melayani Pemudik

Suasana mudik lebaran Idul Fitri 1442 H tahun 2021 M di pelabuhan Nusantara Kendari, masih terbilang cukup padat meski pemerintah telah memberlakukan pelarangan mudik.
Berdasarkan pantauan kendarinesia di Pelabuhan Nusantara Kendari, para pemudik masih ramai menggunakan armada Kapal Express Bahari 5E di Pelabuhan Nusantara dengan tujuan Raha, Kabupaten Muna dan Kota Baubau.
Chief Officer Kapal Express Bahari 5E, Kurdin kepada kendarinesia mengatakan, pihak Syahbandar pelabuhan Nusantara mengizinkan masyarakat mudik dengan persyaratan para pemudik mempunyai surat hasil rapid tes.
"Syahbandar disini dia adakan mudik dengan persyaratan harus punya surat hasil Rapid Tes Antigen," ungkap Kurdin, pada Sabtu (08/05).
Namun faktanya, para pemudik banyak yang mengabaikan protokol kesehatan dengan duduk tanpa jarak di dalam kapal. Termasuk kapasitas kapal yang melebihi batas maksimum yang ditentukan pemerintah yaitu hanya 50%. Hal tersebut diakui langsung oleh Chief Express Bahari 5E.
Sementara itu, Kapos Pelabuhan Nusantara Kendari, Andi Rudi membantah hal tersebut. ia mengatakan bahwa penumpang yang terdaftar tidak mencapai 50% dari kapasitas normalnya.
"Untuk kapasitas kapal kalau dia melebihi 50% saya tidak akan menandatangani pemberangkatan kapal ini, tadi saya sudah cek bersama anggota jumlahnya hanya 180 penumpang," ungkap Andi Rudi.
Meski begitu ia tidak membantah kalau banyak penumpang liar yang tidak terdaftar melalui pintu lain untuk menumpang di Kapal Express Bahari 5E itu.
"Semenjak Pelabuhan Bungkutoko difungsikan, pelabuhan Nusantara ini sudah tidak terlalu diperhatikan oleh PT Pelindo, sehingga banyak pintu masuk tidak ada penjagaan," lanjutnya.
