Pemprov Sultra Siapkan Dana Rp 300 Miliar untuk Tangani Corona

Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) sepakat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300 miliar, dan dana cadangan sebesar Rp 500 miliar untuk mendanai percepatan penanganan virus corona atau COVID-19.
Kesepakatan itu tercapai setelah Pemprov, DPRD dan Forkopimda Sultra menggelar rapat bersama di Gedung DPRD, Rabu (1/4).
Wakil Ketua DPRD Sultra, Muh Endang SA menjelaskan, alokasi anggaran sebesar Rp 300 miliar itu nantinya digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), fasilitas kesehatan, dan insentif tenaga kesehatan. Selain itu, anggaran itu juga untuk insentif bagi Aparat Sipil Negara (ASN), TNI, Polri yang terlibat dalam penanganan corona.
Anggaran tersebut juga nantinya akan digunakan untuk pengadaan Jaring Pengaman Sosial bagi Kepala Keluarga (KK) miskin di Sultra, seperti pengadaan sembilan bahan pokok, terutama beras dan gula.
"Uang sebesar Rp 300 miliar tersebut sudah siap di kas Pemprov yang bersumber dari Dana Alokasi Umum, dan pemotongan Dana Alokasi Khusus serta Silpa," jelas Endang, Kamis (2/4).
Endang bilang, berdasarkan simulasi yang dibuat oleh Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, KK miskin di Sultra jumlahnya mencapai 154 ribu KK. Nantinya, setiap KK akan mendapat bantuan beras sebanyak 50 kilogram, dan membutuhkan anggaran Rp 65 miliar.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Pemprov bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan penyalurannya akan dilaksanakan oleh Bulog dibantu oleh aparat TNI dan Polri serta diawasi oleh DPRD.
Endang menjelaskan, dalam rapat tersebut DPRD mengusulkan kepada Gubernur Sultra untuk membuat Surat Edaran kepada Bupati/Wali Kota agar menunda penagihan pajak/retribusi yang bersumber dari Perda bagi rumah makan, restoran, hotel, dan UKM di Sulawesi Tenggara.
Menurut Endang, Gugus Tugas COVID-19 Sultra sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Namun, dewan menyarankan untuk terus memperbaiki kinerjanya, terutama memperkuat koordinasi antara Gugus Tugas di Provinsi dengan Gugus Tugas di Kabupaten/Kota.
"Kami juga sarankan agar Gugus Tugas memperkuat publikasi terhadap hasil-hasil kerjanya. Karena ini "perang" melawan pandemi corona harus bersifat semesta dan melibatkan semua," pungkasnya.
***
*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
