Polda Sultra Warning Agen dan Masyarakat Agar Tidak Menimbun Minyak Goreng

Konten Media Partner
16 Maret 2022 21:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan. Foto: Al Pagala/kendarinesia.
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan. Foto: Al Pagala/kendarinesia.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) berikan warning kepada para distributor maupun agen penjualan minyak goreng agar tidak melakukan penimbunan.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan apabila peringatan tidak diindahkan, maka pihaknya akan memprosesnya secara hukum.
"Kalau kami bentuknya masih persuasif, mengingatkan dan jika tidak diindahkan ingatan itu, maka kami akan proses secara hukum," kata Ferry, kepada awak media, pada Rabu (16/03).
Ferry menegaskan bahwa pihak kepolisian mendapat arahan langsung oleh Kapolri untuk melakukan pengawasan terhadap pendistribusian dan harga minyak goreng yang beredar di pasaran.
"Petunjuk perintah dari bapak Kapolri, dua hari berturut-turut dengan pak Menteri Perindustrian juga sudah berbicara kepada seluruh kapolda termasuk Sultra. Kami pun bersama seluruh pejabat utama untuk menekankan melakukan pengawasan terhadap pendistribusian minyak goreng dan mengawasi juga harga-harga yang beredar di masyarakat," jelasnya.
ADVERTISEMENT
"Jadi kami ada beberapa agen untuk minyak goreng saat ini ada 6 atau 7. Kami sudah melakukan pengecekan, dan kami memberikan penekanan dan mengawasi supaya tidak ada penimbunan daripada minyak goreng," lanjutnya.
Guna memaksimalkan pengawasan dan proses penyaluran minyak goreng, pihak kepolisian telah mengantingi jadwal kedatangan kapal-kapal yang mengangkut minyak goreng dari pulau jawa.
"Kami awasi pendistribusiannya dari kapal turun ke agen-agen, lalu agen memasok ke tempat-tempat yang harus mereka sebarkan minyak goreng," tambahnya.
Ferry lalu menyebutkan ada beberapa penyebab sehingga terjadi keterlambatan dalam pendistribusian minyak goreng di sultra, salah satunya karena faktor cuaca.
Emak-emak di kendari berdesak-desakan mengantri minyak goreng murah yang digelar Disperindag Sultra. Foto: Al Pagala/kendarinesia.