Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pria di Kendari Diduga Edarkan Kotak Amal Palsu Pakai Nama Masjid Al Kautsar

kendarinesiaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Masjid Al Kautsar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto: Dok Kendarinesia.
zoom-in-whitePerbesar
Masjid Al Kautsar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto: Dok Kendarinesia.

Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya diduga mencari uang melalui sumbangan dengan mengatasnamakan Masjid Al Kautsar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat pelaksanaan salat Idul Adha.

Akun TikTok @alamlawelle merupakan pengunggah video viral tersebut. Dalam keterangan yang dicantumkan, akun itu menyebutkan bahwa lokasi kejadian berada di sekitar lingkungan masjid Al-Kautsar Kendari.

"Ada saja cara orang cari uang..... taro dus bertuliskan nama masjid di sekitar masjid Al-Kautsar dan dapat deh yang dari jemaah...." tulis alamlawelle dalam keterangannya.

kendarinesia mengecek lokasi kejadian viral itu dan benar saja berada di luar pagar masjid sisi Selatan. Tepatnya di trotoar bahu Jalan Lawata.

Sementara pengurus Masjid Al-Kautsar Kendari saat dikonfirmasi video viral itu mengaku belum mengetahui kejadian seperti itu. Pihaknya juga memastikan belum ada laporan dari pengurus masjid lainnya.

"Baru saja saya lihat ini (setelah diperlihatkan video viral). Belum ada laporan itu," kata Takmir Masjid Al-Kautsar Kendari, Jufri Adinongko, pada Rabu (13/07).

Jufri pun belum mengetahui kapan peristiwa itu terjadi. Namun ia memastikan selama pelaksanaan Idul Adha di masjid tersebut, pihak panitia tak menemukan kejadian itu. Terlebih, kejadiannya di luar lingkungan masjid olehnya bukan menjadi tanggungjawab pengurus masjid.

"Itu kan di luar pagar di jalan raya dan tempat umum. Karena wilayah kami di dalam pagar dan bisa kami pertanggungjawaban (jika terjadi di dalam pagar masjid)," ujar pria yang bertugas sebagai Koordinator Pelaksanaan Idul Adha 1443 H.

Jufri memastikan pria yang di dalam video tersebut bukanlah pengurus masjid baik pengurus harian maupun saat pelaksanaan Idul Adha 1443 H.

"Itu bukan kami, orang luar. Kalau dari kami ada identitasnya. Petugas kami juga bertugas di dalam pagar semua," bebernya.

Jufri mengaku kejadian tersebut sangat merugikan pihak Masjid Al-Kautsar. Ia pun memastikan belum melakukan langkah lebih lanjut hingga mendapatkan laporan keberatan atas peristiwa itu dari pengurus lain.

"Jelas merugikan kami ada berita seperti itu. Akan kami koordinasikan dengan pimpinan kami," ungkap dia.

Hingga saat ini akun TikTok @alamlawelle yang pertama kali menggunggah video itu belum bisa dikonfirmasi atas postingan viral tersebut.