Saat 3 Anak Saksikan Ibunya Diterkam Buaya di Sultra

Nahas menimpa Ema (47), warga Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia hilang diterkam buaya di sungai Lasolo, Jumat (27/12).
Hingga saat ini, Ema belum ditemukan sehingga warga, BPBD Konawe Utara, Basarnas Kendari, personel TNI-Polri terus berupaya melakukan pencarian.
Peristiwa nahas bermula saat Ema dan ketiga anaknya Imel Saputri (12), Baim Saputra (11) dan Muh Ali (5), berangkat dari rumah menuju sungai Lasolo Jumat pagi untuk mencari kerang sungai, atau dalam bahasa daerah setempat disebut pokea.
Setibanya di sungai, korban langsung turun ke sungai untuk memulai mencari kerang. Sedangkan ketiga anaknya masih berada di pinggir sungai.
Namun nahas, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dan langsung menerkam korban. Korban sempat melakukan perlawanan dengan cara menendang mulut buaya, namun dengan cepat langsung menerkam kepala korban dan menariknya ke dalam air.
"Melihat kejadian itu, ketiga anak korban langsung lari dan melaporkannya kepada warga setempat," jelas Kepala Polsek Asera AKP Andi Agus Fian Pranata, Sabtu siang (28/12).
Potongan Tubuh Korban Ditemukan
Mendapat laporan dari anak korban, keluarga korban dibantu masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian dengan peralatan seadanya.
Tak lama berselang, personel TNI-Polri, BPBD Konawe Utara, Basarnas Kendari melakukan pencarian dan menemukan beberapa potongan tubuh yang diduga milik korban.
"Pada pukul 16.10 WITA, personel menemukan bagian dari organ tubuh dan sebagian serpihan tulang korban. Kemudian pencarian kembali di lakukan," jelas Andi Agus.
Hingga saat ini, seluruh personal gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Kuat dugaan sebagian tubuh korban ditelan buaya.
"Hingga saat ini sebagian tubuh korban belum ditemukan, dan diperkirakan telah ditelan oleh buaya. Sedangkan bagian organ tubuh korban yang ditemukan telah diserahkan kepada keluarganya untuk dibawa ke rumah duka," pungkasnya.
Peristiwa manusia diterkam buaya di Kabupaten Konawe Utara juga terjadi sehari sebelumnya. Adalah Rugaya (50 tahun), warga Desa Bendewuta, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, itu tewas diterkam buaya saat buang air besar (BAB) di sungai Lalindu yang ada di Desa Sembandete, Kecamatan Oheo, Kamis sore (26/12).
Sekitar 4 jam dilakukan pencarian, Rugaya ditemukan tak bernyawa, dengan kaki kanan hilang diterkam buaya.Peristiwa nahas itu juga disaksikan langsung oleh anaknya, Fajri. Fajri melihat sang ibu diterkam buaya lalu ditarik masuk ke dalam air.
