Sekolah di Kendari Gagal Kurban Gara-gara Sapi Kabur ke Hutan
·waktu baca 2 menit

Sekolah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) gagal berkurban di hari raya Idul Adha 1443 H. Sapi milik SMK Negeri 6 Kendari yang hendak disembelih malah kabur.
Sapi seharga Rp 14 juta itu awalnya berada di salah satu lapangan sekolah. Namun saat tali pengikat hendak diganti, sapi itu malah terlepas dari ikatan.
"Awalnya kami mau mengganti tali pengikatnya dengan yang panjang, tapi sapinya mengamuk dan terlepas," kata salah satu staf sekolah Nur Fitra, Selasa (12/07).
Fitra mengungkapkan kejadian itu usai salat Idul Adha berjemaah warga sekolah dan masyarakat, pada Minggu (10/07) sekitar pukul 09.00 Wita. Saat terlepas, sapi nya masih berada di dalam lingkungan sekolah.
"Sapi itu masih di dalam lingkungan sekolah, makanya kami biarkan saja," ujar dia.
Menjelang sore, sapi yang hendak dijadikan kurban itu akan disembelih. Namun sekitar pukul 15.00 Wita, sapi itu malah masuk ke dalam hutan yang terletak di belakang sekolah.
Panitia kurban SMK Negeri 6 pun lalu mengejar sapi yang diketahui belum kabur jauh. Alhasil sapi terlihat di salah satu rumah warga. Namun saat hendak ditangkap, sapi tersebut kaget dan kabur hingga hilang jejak.
"Waktu kami mau tangkap sapi nya kaget karena ada di sana warga yang buang sampah, dan kabur ke dalam hutan," beber dia.
Sapi yang dibeli menggunakan dana bersama para guru-guru itu akhirnya batal dikurbankan tahun ini. Pihak sekolah terus mencari hingga ketemu. Ia menuturkan ketika ditemukan maka sapi itu akan dirawat untuk kurban tahun depan.
"Kalau ketemu sapi nya mau kami rawat dan untuk dikurbankan tahun depan," beber dia.
