Sopir Angkot di Kendari Mogok Massal, 8 Bus Gratis Disiapkan Angkut Pelajar
·waktu baca 2 menit

Sopir Angkutan Kota (Angkot) melakukan aksi protes kenaikan BBM di Kendari dengan melakukan mogok massal. Polisi bersama pemerintah setempat kemudian berinisiatif menyiapkan bus gratis untuk mengangkut pelajar yang pulang dari sekolah.
Kapolresta Kendari Kombes Pol M. Eka Faturrahman mengungkapkan inisiatif tersebut muncul melihat dinamika angkot usai aksi protes berujung para pelajar di Kendari tidak mendapatkan pelayanan angkutan untuk pulang ke rumah.
"Dampak dari aksi mogok yang dilakukan oleh sopir angkot menyebabkan anak sekolah sulit mendapatkan transportasi umum pada jam pulang sekolah," kata Faturrahman, pada Selasa (06/09).
Ia mengatakan polisi menyediakan sebanyak 2 unit angkutan gratis bagi para pelajar yang hendak pulang sekolah saat siang hari.
"Kami dari Polresta Kendari menyiapkan kendaraan jenis bus berjumlah 2 unit yang difungsikan untuk mengangkut anak-anak pulang sekolah di siang hari," ujar dia.
Faturrahman menuturkan pihaknya pula sudah melakukan koordinasi kepada pemerintah setempat untuk membantu polisi dalam menyediakan layanan angkutan.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemkot Kendari untuk menyiapkan alat transportasi umum untuk mengangkut anak-anak pulang sekolah," ungkap dia.
Setelah berkoordinasi dengan Pemkot Kendari, polisi mendapatkan 6 unit bantuan bus dengan kapasitas puluhan penumpang.
"Dari pemkot menyiapkan 6 unit kendaraan, 3 bus dengan kapasitas 40 orang penumpang dan 3 bus dengan kapasitas 20 penumpang," ujar dia.
