Kumparan Logo
Konten Media Partner

Yusuf Kardawi, Mahasiswa UHO yang Sempat Kritis Usai Demo, Meninggal

kendarinesiaverified-green

comment
17
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Almarhum Yusuf saat akan dimasukkan ke mobil ambulance di RS Bahteramas Kota Kendari, Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Almarhum Yusuf saat akan dimasukkan ke mobil ambulance di RS Bahteramas Kota Kendari, Foto: Istimewa.

Korban jiwa akibat bentrok saat aksi demonstrasi ribuan mahasiswa menolak sejumlah RUU di gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), bertambah.

Adalah Muhammad Yusuf Kardawi (19 tahun), mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari. Yusuf dinyatakan meninggal dunia usai sempat kritis dan menjalani operasi pada bagian kepala di RSUD Bahteramas.

"Iya benar, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 04.00 WITA," jelas Humas RSUD Bahteramas, Masyita, saat dihubungi kendarinesia, Jumat pagi (27/9).

kumparan post embed

Masyita mengatakan, setelah tiba di RSUD Bahteramas, korban langsung menjalani operasi, karena menderita luka parah pada bagian kepala.

Setelah dioperasi, korban langsung ditempatkan di ruang ICU. "Setelah dioperasi ditempatkan di ICU, sekitar pukul 22.00 WITA. Saya berada di RS sampai pukul 00.00 WITA. Setelah saya tinggalkan RS, jam 04.00 WITA itu saya mendapat informasi dari petugas jaga, korban telah meninggal," ujar Masyita.

kumparan post embed

Menurut Masyita, korban langsung diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabawo, Kabupaten Muna.

Dengan begitu, korban meninggal akibat demonstrasi menolak sejumlah RUU yang berujung bentrok di DPRD Sultra menjadi dua orang. Korban meninggal pertama diketahui bernama Randy, mahasiswa Fakultas Perikanan, UHO.

Wiwid Abid Abadi