Konten dari Pengguna

Kita dan Jakarta: Melepas Penat, Menjemput Ilmu

Kenny Lim

Kenny Lim

Siswi SMA Trinitas

·waktu baca 5 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kenny Lim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto para siswa/i SMA Trinitas Bandung di Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, Jakarta Utara. Foto: Dokumentasi pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Foto para siswa/i SMA Trinitas Bandung di Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, Jakarta Utara. Foto: Dokumentasi pribadi

Di hari terakhir ujian akhir semester ganjil 2025, kami merasa sangat lega, bahagia, dan rasanya lepas dari beban dan tekanan ujian. Selama ujian, kami menantikan kegiatan sekolah yang menyenangkan setelah ujian selesai yaitu Studi Industri. Sekolah kami mengadakan Studi Industri ini untuk seluruh kelas X, dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman yang baru bagi kami.

Pada hari Selasa, 9 Desember 2025, kami seluruh kelas X SMA Trinitas mengikuti kegiatan Studi Industri ke Jakarta. Kami 1 angkatan mengunjungi beberapa tempat wisata di Jakarta. Jakarta atau dikenal juga sebagai Daerah Khusus Ibukota atau DKI Jakarta, memiliki banyak tempat wisata yang bisa membantu anak-anak sekolah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih luas. Contohnya tempat yang kami kunjungi, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI), Seaworld, dan Dunia Fantasi (Dufan).

Kami melakukan perjalanan sekitar 4 jam dari Bandung menuju ke Jakarta menggunakan bis. Selama perjalanan berangkat, kami sangat menikmati perjalanan. Kami merasakan kebersamaan dengan teman-teman kami. Kami bisa saling mengobrol dengan teman-teman kami, cerita bersama, bahkan bernyanyi bersama.

Bersama kelompok di IDX Mobile, Jakarta Selatan. Foto: Dokumentasi pribadi

Sesampainya di Jakarta, kami langsung menuju ke BEI. Setelah sampai, kami mulai memasuki gedung BEI, tampak dari luar gedung yang sangat besar. Memasuki lobby gedung BEI, pandangan pertama kami merujuk pada tulisan “IDX Bursa Efek Indonesia”, sangat berkesan bagi kami karena kami baru pertama kali mengunjungi BEI. Lalu kami memasuki lorong yang menjadi batas antara lobby dan isi gedung utama di BEI. Lorong tersebut berisikan edukasi tentang BEI seperti grafik perbandingan macam-macam bentuk investasi di 10 tahun terakhir. Pandangan kelompok kami tertuju pada layar yang dipajang di tembok lorong, terdapat games tentang simulasi menjadi investor, kami tertarik dan memainkan games tersebut bersama kelompok. Lorong tersebut bagaikan jendela dunia keuangan, segala informasi pengetahuan tertulis di sana, bahkan bukti-bukti sejarah pun tidak tertinggal. Kami mempunyai ‘tour guide’ di lorong itu, ia menjelaskan segala informasi yang tertera di lorong itu dengan rinci dan jelas. Di ujung lorong, kami bertemu pintu yang menjadi pembatas ruangan. Kami memasuki ruangan itu, dan kami spontan “Wow, gede bangeettt..”. Kami melihat banyak sekali sektor saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang terletak di sebelah kiri dari pintu masuk. Tidak hanya itu, kami bisa melihat data real time apakah saham tersebut naik atau turun. Bola besar menghiasi seluruh ruangan itu, mata kami tertuju kepada objek tersebut. Di sekeliling bola tersebut, ternyata tertera juga data sektor saham. Lanjut kami mengelilingi ruangan itu, mencari informasi terkait mata pelajaran ekonomi dan matematika, kami juga menangkap gambar dan video. Kami berfoto 1 angkatan untuk kenang-kenangan Studi Industri Kelas X Tahun 2025 SMA Trinitas kunjungan ke BEI.

Setelah selesai kunjungan ke BEI, kami pun menuju ke seaworld ancol, yang merupakan salah satu tempat wisata edukatif yang menampilkan berbagai jenis biota laut. Tempat ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan pembelajaran tentang kehidupan makhluk hidup di perairan. Saat berkunjung ke Sea World Ancol, kami dapat melihat secara langsung berbagai jenis ikan, seperti hiu, pari, ikan badut, dan ubur-ubur. Setiap akuarium dilengkapi dengan informasi yang membantu pengunjung memahami nama, habitat, serta ciri-ciri ikan yang dipamerkan. Di Seaworld ini, kami memperoleh pengetahuan tentang keanekaragaman biota laut serta menyadari bahwa penting untuk menjaga kelestarian ekosistem laut agar tetap terjaga.

Dan sampai destinasi terakhir, yaitu Dufan. Kami mengambil dokumentasi angkatan kelas X di depan tulisan Dufan yang besar. Kami berjalan masuk menuju pintu masuk. Panas terik matahari sangat membuat kami sedikit kelelahan dan kepanasan, tapi kami sangat bersemangat karena destinasi terakhir kami adalah wahana bermain. Sebelum bermain wahana, kami dikumpulkan terlebih dahulu untuk makan siang di McDonald’s yang terdapat di Dufan. Setelah makan siang, kamipun berpencar untuk bermain wahana yang terdaoat di dufan.

Secara geografis, Dufan berada di wilayah pesisir Jakarta Utara yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Letak ini memengaruhi kondisi lingkungan sekitar, seperti suhu udara yang cenderung panas dan tingkat kelembapan yang tinggi. Oleh karena itu, perancangan wahana Dufan menyesuaikan kondisi geografis tersebut, misalnya dengan menyediakan banyak area terbuka, pepohonan, dan wahana air untuk mengurangi rasa panas bagi pengunjung. Lokasi Dufan yang berada di dataran rendah, maka pengelola tempat tersebut harus diteliti dalam memperhatikan kondisi alam seperti panas, hujan dan genangan air yang dapat mempengaruhi wisata tersebut. Dari sini kita bisa melihat bahwa aspek geografi sangat penting dalam perkembangan Dufan karena lingkungan alam yang menentukan kualitas wahana agar tetap nyaman dalam berwisata.

Selain itu, terdapat banyak wahana permainan di Dufan yang menerapkan prinsip-prinsip fisika, Melalui wahana-wahana tersebut, kami merasakan langsung penerapan konsep fisika dalam kehidupan nyata secara menyenangkan.

Wahana wahana yang menerapkan konsep fisika adalah Halilintar, yaitu roller coaster yang bergerak dengan kecepatan tinggi. wahana ini terdapat penerapan gaya gravitasi dan Hukum Newton, Selain itu, Halilintar juga menunjukkan perubahan energi potensial menjadi energi kinetik. Saat kereta berada di puncak lintasan, terdapat energi potensial yang besar. kemudian berubah menjadi energi kinetik ketika turun dengan kecepatan tinggi. wahana Kora-Kora juga menunjukkan penerapan konsep fisika. Wahana ini menerapkan konsep gerak harmonik dan gaya sentripetal. Ketika kapal berayun semakin tinggi, para penumpang bakal merasakan sensasi melayang dan badan tertahan sebentar karena adanya perubahan kecepatan dan arah gerak yang naik-turun. Dengan adanya penerapan konsep-konsep fisika pada wahana permainan di Dufan, pengunjung tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga dapat memahami bahwa fisika sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Perasaan positif yang kami rasakan saat mengikuti Studi Industri ini adalah senang dan bersyukur karena kami memiliki kesempatan untuk bisa mengikuti Studi Industri ini. Studi Industri Kelas X Tahun 2025 SMA Trinitas, tentunya memberikan wawasan baru dan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami senang dan bersyukur karena kami dapat mengikuti kegiatan Studi Industri ini dengan baik dan lancar. Kesan dari Studi Industri ini kami jadi belajar bagaimana cara memahami dunia saham dengan lebih baik. Selain itu, kami juga dapat menemukan persamaan dari pelajaran Studi Industri dengan pelajaran yang kami sudah pelajari di mata pelajaran tertentu, seperti ekonomi, fisika, matematika dan geografi. kami juga berharap pelajaran yang kami dapatkan ini bisa menjadi ilmu yang berguna untuk kami kedepannya.

Kelas X-1

Anggota Kelompok :

Belinda Jeanette Marcelina/04

Chelsea Talia Susanto/04

Felix Amadeus Anggawinata/08

Kenny Lim /13