Khalayak dalam komunikasi bisnis

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Tulisan dari Kenny Octa Adhiasa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu khalayak dalam komunikasi bisnis? Khalayak dalam komunikasi bisnis adalah sebuah bentuk kumpulan orang-orang yang akan menjadi sasaran dalam sebuah kegiatan dari komunikasi organisasi, baik dalam bentuk karena organisasi ini sendiri memiliki sebuah kepentingan dari khalayak itu sendiri, maupun dikarenakan khalayak itu sendiri disebutkan sebagai seorang obyek utama yang dimana tindakan selanjutnya akan dapat memberikan keuntungan serta kerugian bagi si tim itu sendiri.
Adapun beberapa tujuan penentuan terhadap khalayak sasaran adalah sebagai berikut:
1. Menjadi acuan dalam melakukan penjadwalan terhadap kegiatan.
2. Terjadinya pencapaian dari tujuan yang berada pada suatu titik yang akan dapat dicapai yang berasal dari jangkauan.
3. Terdapat berbagai macam bentuk perbaikan dari kegiatan aktivitas komunikasi, yang dimana pada saat aktivitas itu sendiri komunikasi akan dianggap sulit untuk melakukan perbaikan pada tolak ukur dari sebuah tingkat keberhasilan yang dimiliki, sehingga akan menciptakan beragam macam bentuk kegagalan yang akan menjadi tidak akan menentu.
4. Untuk mengukur keberhasilan didalam mencapai sebuah pesan.
5. Menyesuaikan dengan dana yang dimiliki Mengidentifikasi khalayak perlu dilakukan dalam komunikasi bisnis karena komunikasi akan menentukan bagaimana cara kita berkomunikasi. Kita perlu mengetahui profil khalayak sehingga bisa ditemukan cara berkomunikasi yang paling tepat dengan khalayak tersebut.
Setelah kita mengetahui khalayak dalam komunikasi bisnis- setiap manusia dalam kehidupannya pasti pernah melakukan transaksi. Baik transaksi dalam perniagaan maupun transaksi lainnya dalam bentuk idea tau konsep yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan atau pemuasan kebutuhan.
Dalam setiap kehidupan kita sehari hari seperti saat kita membutuhkan sesuatu atau dalam saat kita bertransaksi membeli suatu barang atau menjual barang pasti kita membutuhkan komunikasi bisnis karena itu termasuk kajian yang popular. Komunikasi bisnis juga merupakan kajian interdisipliner dimana menggabungkan berbagai ilmu social seperti ilmu komunikasi, ilmu managemen, pemasaran dan psikologi social.
Philips Kotler yang dikenal Bapak ilmu pemasaran mendefinisikan komunikasi bisnis sebagai suatu kegiatan manusia yang bertujuan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Djoko Purwanto tokoh komunikasi bisnis Indonesia memberikan pemahaman terkait komunikasi bisnis sebagai proses komunikasi yang di pakai dalam dunia bisnis yang termasuk berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal (mbakjhe, 2019).
Dalam sebuah komunikasi bisnis terdapat unsur- unsur yang harus kita pahami antara lain:
1. Tujuan
2. pertukaran
3. Pertukaran berisi informasi, gagasan, opini atau intruksi
4. Symbol dan sinyal
5. Menggunakan saluran personal dan non personal
6. Memiliki target dan tujuan Tujuan dari komunikasi bisnis yaitu member informasi, melakukan persuasi, melakukan kolaborasi atau intergrative dan melakukan regulatori.
Dalam komunikasi bisnis memiliki bentuk bentuk komunikasinya antara lain yaitu komunikasi verbal dan non verbal. Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis atau lisan, sedangkan komunikasi non verbal komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, tetapi menggunakan ekspresi wajah, gerakan tangan, intonasi suara dan kecepatan berbicara.
Adapun dalam sebuah komunikasi bisnis mempunyai sebuah ruang lingkup itu sendiri yaitu ruang lingkup komunikasi bisnis internal dan komunikasi bisnis eksternal. Komunikasi bisnis internal merupakan komunikasi bisnis yang terjalin antar individu dalam perusahaan. Komunikasi bisnis eksternal merupakan komunikasi bisnis yang terjadi antara anggota organisasi/ perusahaan dengan pihak luar.
Strategi dalam komunikasi bisnis yaitu menghadapi pasar atau konsumen juga bukan hal yang mudah dalam komunikasi bisnis. Diperlukan perencanaan dan strategi yang tepat untuk dapat menjalankan komunikasi bisnis yang efektif. Strategi ini sama dengan konsep ilmu komunikasi pada dasarnya; yaitu demografi, demand an tren yang sedang berkembang.
Demografi dalam komunikasi bisnis adalah pengelompokan target konsumen ( audiens ) berdasarkan berbagai kriteria diantaranya adalah jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, tempat tinggal, status social, status ekonomi, gaya hidup ( lifestyle ), habit ( kebiasaan ) maupun cara mengonsumsi media.
Demand merupakan kebutuhan atau keinginan dari pasar yang dapat digunakan dalam mendesain produk sekaligus komunikasi yang akan disodorkan. Biasanya produk muncul juga karena adanya demand atau keinginan pasar.Trend ini merujuk apa yang sedang hits, disukai dan diterima pasar.
Trend merupakan perilaku atau persepsi mayoritas yang sedang menguasai market share Pengelompokan ini digunakan untuk strategi melakukan pendekatan guna menunjang agar komunikasi bisnis yang dilakukan efektif dan efisien.
Kategori pesan juga harus jelas apakah pesan persuasive atau pesan yang ditunjukan untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain. Khususnya terkait pesan persuasive maka memerlukan pendekatan yang melibatkan psikologikal dari konsumen, karena bertujuan untuk mengubah persepsi dan membuat target mau untuk menggunakan produk atau menjalankan apa yang kita mau.
Komunikasi bisnis juga menuntut kita untuk dapat melakukan pemetaan tentang potensi masalah yang dapat menjadi hambatan dalam komunikasi. Hambatan jika dibiarkan tentu akan membawa kita kepada kegagalan. Maka dari itu dalam komunikasi bisnis kita diharuskan bisa menjadi problem solver dengan kemampuan untuk mengatasi hambatan yang mungkin muncul.
Kenny Octa Adhiasa Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
