Kumparan Logo
Konten Media Partner

155 Penghuni Rumah di Simpang Barelang Batam Direlokasi ke Rusun

kepripediaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin. Foto: Zalfirega/kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Batam berencana merelokasi sebanyak 155 orang penghuni rumah di row jalan yang ada di simpang Barelang ke rusun milik Pemkot Batam.

Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin, mengatakan warga yang dipindahkan tersebut karena huniannya terdampak proyek infrastruktur peningkatan jalan di simpang Barelang tersebut.

"Rencana kita minggu depan kita pindahkan. Total ada 115 penghuni rumah di row jalan Simpang Barelang,” kata Pebrialin, Kamis (17/6).

kumparan post embed

Dijelaskannya, mereka menempati rusun tanpa dipunggut biaya selama enam bulan. Bahkan dalam memindahkan barang juga akan dibantu mengunakan transportasi dari Pemkot Batam.

"Yang belum mempunyai rumah, bisa menepati rusun selama 6 bulan secara gratis. Tapi listrik dan air ditanggung penghuni,” kata dia.

Sebelumnya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan untuk penataan simpang Barelang akan dilakukan secara bertahap.

“Setiap sisi simpang akan dibangun jalan hingga lima lajur, satu lajur sekitar 3,5 meter,” kata dia waktu itu.

kumparan post embed

Selain rumah hunian, kios di sepanjang jalan simpang Barelang, Kota Batam, juga turut dibongkar sejak Minggu (6/6) kemarin.. Sementara pedagang pemilik kios-kios direlokasi ke tempat yang disediakan oleh Pemkot Batam.