2 Desa di Pulau Tambelan Direndam Banjir
·waktu baca 2 menit

Dua desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan terendam banjir pada Selasa (13/12) kemarin. Banjir setinggi paha orang dewasa itu merendam wilayah Desa Batuk Lepuk dan Desa Kampung Melayu.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun banjir tersebut merendam rumah warga hingga menyebabkan kerugian akibat perabotan rumah tangga termasuk elektronik mengalami kerusakan.
"Banjir itu tidak hanya menutupi akses antar desa. Tapi juga merendam rumah warga," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Romlah, Rabu (14/12).
Banjir yang terjadi di Desa Baru Lepuk tidak merendam seluruh rumah. Melainkan rumah yang berada di RT 001, RT 002, dan RT 003. Begitu juga dengan Desa Kampung Melayu hanya sebagian saja yang terendam.
Dari hasil pengecekan tim di Tambelan, ada beberapa penyebab dua desa itu dilanda banjir. Yaitu hujan deras disertai air laut pasang tinggi. Akibatnya air hujan tak dapat mengalir optimal ke laut sehingga merendam daratan rendah.
"Penyebab banjir lainnya dikarenakan adanya pembangunan toilet umum. Pihak desa membangunnya di atas sungai," jelasnya.
Ditanya kerusakan dan kerugian yang dialami warga. Ramlah mengaku belum mengetahuinya secara pasti karena pendataan masih berlangsung dilapangan.
"Untuk kerusakan pastinya ada. Seperti perabotan dan barang elektronik karena terendam banjir. Namun untuk total kerusakan dan kerugian masih didata," katanya.
