Kumparan Logo
Konten Media Partner

6 Hari Memilukan Pemuda Karimun Bertahan Hidup di Laut Vietnam Tanpa Pertolongan

kepripediaverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu korban, Jelaha dan ayah korban, Raden Ridwan. Foto: Khairul S/kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Ibu korban, Jelaha dan ayah korban, Raden Ridwan. Foto: Khairul S/kepripedia.com

Pergumulan batin hebat dirasakan pasangan suami istri Raden Ridwan dan Jaleha saat mendapat kabar anak keempatnya, Raden Bambang Firman Alamsyah (18), terjatuh dari kapal tangkapan ikan KM Bahagia Natuna di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Pemuda yang akrab disapa Iman itu dilaporkan hilang saat bekerja di kapal rawai pada Sabtu (7/1). Ia merupakan seorang juru masak di kapal berbendera Karimun, Indonesia tersebut.

Ayah Iman, Ridwan yang saat itu tengah bekerja di Malaysia, bergegas kembali ke kediamannya di Karimun untuk berdiskusi dengan keluarga besar terkait musibah yang menimpa putranya kala itu.

"Pertama kabar disampaikan dari KBRI di Vietnam atas hilangnya anak kami itu," kata Ridwan saat ditemui di kediamannya, Sabtu (15/1).

Namun saat itu, Ridwan dan keluarga besar meyakini bahwa Iman masih hidup meski dalam proses pencarian oleh pihak terkait.

Doa selamat pun sempat digelar pihak keluarga untuk memberikan kekuatan kepada Iman yang masih belum tentu diketahui nasibnya.

Iman (kiri) setelah mendapat pertolongan dari nelayan Vietnam. Foto: Istimewa

"Kami sangat yakin dia masih hidup. Kami buat doa selamat. Bahkan beberapa dari kami dimimpikan. Di mimpi itu dia minta agar jubah putih miliknya disedekahkan dan minta didoakan seorang ustaz yang merupakan guru lamanya," bebernya.

Hajat Iman melalui mimpi itu ditunaikan oleh pihak keluarga. "Sempat kesulitan mencari ustaz lamanya itu. Karena sudah tidak lagi mengajar di pesantren itu. Sudah uzur," kata dia.

Selama enam hari berselang, kabar baik kemudian menghampiri keluarga. Iman telah ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Vietnam oleh nelayan sekitar.

"Akhirnya keyakinan kami benar. Iman masih hidup. Dia ditemukan nelayan di laut Vietnam," terangnya.

Ia ditemukan berjarak 700 kilometer atau 435,4 mil dari lokasi saat dirinya dilaporkan hilang di perairan Natuna Jumat (13/1).

"Beruntung dia ingat nomor telepon ibunya. Langsung dibantu di sana ke KBRI, mereka yang kabari. Kami juga sempat berkomunikasi dengan Iman," jelasnya.

Kepada Ridwan, Iman sempat bercerita bahwa dirinya terombang-ambing di lautan dengan menggunakan batang kayu selama enam hari.

kumparan post embed

"Selama itu pula dia tidak ada makan dan lemas. Semasa di sini anak kami itu memang rutin berpuasa, mungkin ini salah satu mukjizat yang membantunya," ungkapnya.

Pengalaman hilang di luat bukan kali pertama dialami Iman. Ia juga pernah hilang dalam waktu jam 1 jam di laut Aru. Peristiwa itu terjadi pada tahun lalu.

"Waktu itu dia juga selamat. Sempat hilang selama satu jam. Dilakukan pencarian dan akhirnya ditemukan," terangnya.

Pihak keluarga saat ini sedang mengurus seluruh dokumen kepulangan Iman. Ia saat ini berada di bawah naungan Dubes RI di Vietnam.