BPN Karimun Terbitkan 114 Sertifikat Lahan Warga di Area Bekas Tambang
·waktu baca 2 menit

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karimun, Kepulauan Riau, menyerahkan sebanyak 114 sertifikat lahan kepada masyarakat di RT 01/RW 02 kelurahan Sungai Lakam Barat, Karimun, Jumat (3/2).
Penyerahan sertifikat lahan yang dilakukan kepada warga itu dihadiri Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Komisi I DPRD Karimun, dan unsur-unsur terkait.
Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Karimun, Junaedi S Hutasoit, mengatakan permasalahan lahan yang berada kawasan itu sebelumnya telah berlangsung selama 30 tahun.
"Ini adalah proses sertifikasi lahan yang cukup lama, setelah 30 tahun lebih hari ini bisa kita selesaikan," ujar Junaedi.
Junaedi menjelaskan, permasalahan sebelumnya disebabkan banyaknya oknum yang mengklaim kepemilikan bidang tanah di area belas tambang timah tersebut.
"Bidang tanah ini merupakan eks tambang timah yang ditinggalkan pasca tambang. Setelah ditinggalkan pasca tambang itu status tanahnya tidak jelas," jelasnya.
"Ada banyak oknum yang mengklaim tanah ini, sehingga ini lah yang menyulitkan Pemerintah Daerah dan kita BPN untuk melakukan sertifikasi," tambah dia.
Namun begitu, proses rekonstruksi untuk penerbitan sertifikat tanah di wilayah itu telah dilakukan, sehingga masyarakat bisa memperoleh legal formal kepemilikan lahan yang telah berpuluh tahun mereka diami.
"Setelah kita berkoordinasi dengan komisi I DPRD Karimun, Pemda Karimun kita bersinergi dan kita carikan solusinya," ucap dia.
Penerbitan ratusan sertifikat lahan ini dilakukan tanpa beban biaya. Termasuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) oleh Pemda Karimun.
"Jadi ini bagian dari program PTSL tahun anggaran 2022. BPHTB pengurusan sertifikat ini sudah dibebaskan oleh pemda karena itu menjadi kewenangan dari Pemda. Khusus di kawasan ini sudah sekitar 90 persan sudah kita selesaikan tinggal sedikit lagi," ungkapnya.
Junaedi menambahkan, pihaknya juga akan terus berkomitmen menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Karimun.
"Ke depan kita bergerak untuk menyelesaikan satu persatu, semoga kita bisa tetap bersinergi seperti yang kita lakukan hari ini," tutupnya.
