Kumparan Logo
Konten Media Partner

Hampir 2 Tahun Ditutup, Pelabuhan Internasional Sekupang Batam Belum Dibuka

kepripediaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelabuhan Sekupang, Batam. Foto: Ist/kepripedia.com.
zoom-in-whitePerbesar
Pelabuhan Sekupang, Batam. Foto: Ist/kepripedia.com.

Hampir dua tahun berlalu, aktivitas di Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam, masih belum juga beroperasi hingga saat ini. Tidak lain, alasannya karena masih khawatirnya penyebaran virus corona di negeri tetangga khususnya Singapura.

Meski santer kabar jika Singapura akan membuka perjalanan bersyarat, namun menurut Kepala Syabandar Pos Sekupang, Parsaoran Samosir, aktivitas di pelabuhan Internasional Sekupang saat ini belum menerima arahan untuk dibuka. Sementara saat ini hanya pelabuhan Internasional Batam Center yang dibuka.

"Itupun buka untuk lalu-lalang (kepulangan) Pekerja Imigran Indonesia (PMI). Sementara untuk pelayanan penumpang hanya hitungan saja," kata Samosir pada awak media di Sekupang, Rabu (17/11).

Sementara itu, arus Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) pasca tidak lagi diberlakukan syarat tes PCR dan diganti menjadi antigen, tampak mulai ramai penumpang.

"Jadi untuk kapal yang berangkat (domestik) satu hari rata-rata 17-18 armada ke pulau terdekat dan ke luar daerah seperi Buton-Dumai dan lainya," kata dia.

"Sudah mulai normal lagilah," tambah dia.

Ia merincikan arus penumpang di PDS sejak Jumat-Minggu 12-14 November 2021, jumlah ke keberangkatan penumpang sebanyak 3.629 orang dan jumlah kedatangan penumpang sebanyak 3.587 jiwa.

"Jumlah penumpang berangsur membaik. Jumlah penumpang sesuai peraturan 75 persen dari kapasitas kapal. Kita tetap melakukan pengecekan sebelum kapal diberangkatkan," tuturnya.

Kendati demikian, ia berharap pandemi COVID-19 cepat berlalu dan ekonomi kembali bangkit seperti sedia kala.

"Kita berharap virus corona punah di bumi ini kasihan yang jualan tidak ada yang beli sepi," harap dia.