Jalur Alternatif dari Kepulauan Riau ke Ibukota Baru Indonesia

Rencana pemindahan ibukota negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan sudah diumumkan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).
Setelah melalui proses kajian, Presiden Jokowi menetapkan pilihan Provinsi Kalimantan Timur sebagai Ibukota Indonesia yang baru. Secara khusus disebutkan Jokowi dua kabupaten yang menjadi lokasi ibukota yakni Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
"Setelah kajian mendalam selama 3 tahun, lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara," kata Jokowi dalam Konfrensi tersebut.
Jika dari Kepulauan Riau, berikut beberapa alternatif bagi kalian yang ingin langsung menuju ibukota baru di Pulau Kalimantan itu :
Menggunakan Pesawat
Kalimantan Timur tercatat memiliki 13 bandar udara, baik itu yang diperuntukkan pesawat perintis, penerbangan domestik dan berupa bandara internasional.
Dari penelusuran kepripedia di berbagai laman maskapai penerbangan, tidak terdapat penerbangan langsung untuk menuju dua kabupaten yang ditunjuk Jokowi tersebut.
Semenara ini, terdapat dua bandara alternatif untuk sampai ke Penajam Panser Utara dan Kutai Kartanegara dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang ataupun dari Bandara Hang Nadim, Batam.
1. Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Berbagai maskapai 'besar' melayani penerbangan rute ini dengan satu kali transit di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Karena transit, perjalanan udara ini akan memakan waktu 6 hingga 8 jam. Rentang harga dari berbagai maskapai dilansir oleh google fligt mulai Rp 4 juta hingga Rp 7 juta pulang pergi.
Dari Bandara Sultan Aji menuju Kabupaten Kukar memakan waktu sekitar 4 jam perjalanan darat. Sedangkan menuju ke pusat Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 2 jam lebih.
2. Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto), Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Hanya terdapat satu maskapai dari Kepri ke Bandara APT Pranoto, Samarinda ini, yakni Garuda Indonesia dengan satu kali transit di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta selama 16 jam. Harga tiket berkisar Rp 7 juta pulang pergi.
Dari bandara ini menuju ke Kabupaten Kukar menempuh perjalanan darat sekitar 1 hingga 2 jam. Sementara itu, untuk ke Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 5 Jam 30 menit.
Menggunakan Kapal laut
Selain melalui jalur udara, alternatif untuk sampai ke dua kabupaten di Kalimantan Timur yang menjadi ibukota baru juga dapat ditempuh melalui kapal.
Pihak informasi PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Tanjungpinang mengatakan tidak terdapat pelayaran langsung dari pelabuhan Pelni di Kepri menuju Kalimantan Timur.
"Alternatifnya bisa menuju Pontianak, atau ke Surabaya dulu ganti kapal" kata Antik, salah satu petugas pelayanan Pelni di Tanjungpinang kepada kepripedia, Senin (26/8).
1. Pelni ke Pontianak
Dari data pelayaran kapal Pelni yang diperoleh kepripedia, rute Kijang menuju Pontianak dikenakan tarif sekitar Rp 364 ribu untuk penumpang dewasa. Perjalanan ini akan menggunakan KM Bukit Raya dengan rute Kijang – Letung – Tarempa – Natuna – Midai – Serasan – Pontianak – Surabaya. Pelayaran ini berlangsung selama dua hari.
Sedangkan perjalanan dari Pontianak, Kalimantan Barat menuju ke wilayah Kalimantan Timur memakan waktu sekitar 40 jam perjalanan darat.
2. Pelni ke Surabaya - Balikpapan
Alternatif terakhir dari Kepri menuju Kaltim, yakni menggunakan Pelni dari Kijangm Bintan menuju Pelabuhan Perak, Surabaya. Perjalanan ini dikenakan tarif sekitar Rp 492 ribu sekali jalan dengan menggunakan kapal KM Bukit Raya selama 4 hari.
Untuk tiba ke Balikpapan, Kalimantan Timur, harus berganti kapal yakni menggunakan KM Labobar dengan estimasi tiket Rp 411 ribu sekali jalan. Pelayaran ini memakan waktu sekitar 30 jam perjalanan laut.
Penulis : Hasrullah
Editor : Wak JK
