Jembatan II Dompak Keropos, Pemprov Kepri Akui Tak Ada Dana Perawatan

Tiang penyangga Jembatan II Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), keropos dan berkarat. Mirisnya, jembatan yang selesai dibangun pada 2010 itu tidak memiliki anggaran pemeliharaan.
Itu berarti sudah 9 tahun jembatan alternatif yang menghubungkan Pulau Dompak dan Tanjungpinang itu tak pernah dirawat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri, Hendrija, mengatakan kondisi tiang penyangga jembatan itu hampir 85 persen rusak parah akibat korosi.
Kerusakan tersebut diduga akibat kesalahan pemeliharaan, karena sejak didirikan tidak ada alokasi anggaran perawatan jembatan.
"Seharusnya alokasi pemeliharaan dan perawatan ini memang ada. Namun, selama ini memang tidak dianggarkan," kata, Hendrija,
Menurut Hendrija, pihaknya akan mengerahkan tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan dari Kementerian PUPR.
Tim tersebut akan melakukan investigasi langsung terhadap kondisi tiang penyangga Jembatan II Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), yang keropos dan terancam roboh.
"Kalau ditanya sebab, sudah pasti sebabnya korosi akibat lama air laut," ujar Hendrija.
Saat ini, lanjut Hendrija, pihaknya akan tetap menutup akses Jembatan II Dompak hingga tim dari Kementerian PUPR menginvestigasi kasus jembatan tersebut.
Sementara itu, Pemprov Kepri akan mengalokasikan anggaran perbaikan Jembatan II Dompak dalam APBD Perubahan 2019.
"Yang pasti sementara kita tutup untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Sampai kita temukan solusi dan memperbaiki," kata Hendrija.
Penulis : Umay Editor : Wak JK
