Kapal dari Batam yang Nabrak Hutan Bakau Bawa 241 Penumpang
·waktu baca 1 menit

Kapal feri MV Dumai Line 9 yang menabrak hutan bakau di Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Minggu (12/2) dilaporkan membawa sekitar 241 penumpang dewasa dan 15 anak-anak.
Kapal tersebut berangkat dari Batam tujuan ke Selatpanjang dari Tanjung Balai Karimun.
Ratusan penumpang itu pun panik karena kapal yang mereka tumpangi berhenti di hutan bakau.
"Kapal ferry naik ke darat. Kru kapal pada panik. Belum diketahui apa masalahnya," ujar seorang perekam video yang diterima kepripedia.
Humas Dumai Express Group, Asmadi, membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, tadi pagi kejadian, kapal dari Batam menuju Balai dan ke Selatpanjang. Antara sungai Rempang Tohor pertengahan Meranti," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (12/2).
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kondisi kapal pun sudah kembali mengapung setelah air laut pasang.
"Kapal membawa 241 orang 15 orang anak-anak. Untuk penumpang tujuan ke Dumai sudah dievakuasi ke Dumai line 8 untuk melanjutkan perjalanan," ungkapnya.
Menurutnya, kapal tersebut naik ke daratan diduga karena hilang kendali sampai kandas di hamparan bakau.
"Untuk sementara hilang kendali. Ini masih didalami pihak KSOP setempat," tutupnya.
