Kumparan Logo
Konten Media Partner

Meski Rutin Olahraga, Pelayan Toko di Tanjungpinang Positif COVID-19

kepripediaverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Pasien positif COVID-19 di Kota Tanjungpinang terus mengalami penambahan. Setelah salah satu penumpang Garuda dikonfirmasi positif, kini salah seorang warga Tanjungpinang juga dinyatakan positif.

Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Tanjungpinang, Rahma, mengatakan pasien yang positif ini merupakan pria berinisial Hu berusia 38 tahun. Yang bersangkutan merupakan salah satu karyawan toko yang biasa melayani pembeli.

Diketahui, pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri ataupun keluar kota dalam 4 bulan terakhir. Bahkan, menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa, seperti rutin melakukan olahraga lari 3 kali seminggu, bersepeda dan rutin sholat 5 waktu di salah satu masjid di Tanjungpinang.

"Informasi yang bersangkutan, satu minggu terakhir sholat berjamaah tidak berjarak 1 meter dan sebagian tidak pakai masker," ungkapnya, Sabtu (11/7).

Menurut Rahma, diketahuinya pasien tersebut positif COVID-19 bermula pada tanggal 10 Juli 2020. Dimana, pasien melakukan pemeriksaan rapid test antibodi di RSAL dr. Midiyato guna melakukan perjalanan ke Jakarta. Namun, tak disangka hasilnya reaktif.

Kemudian, pasien langsung dikarantina di Rumah Singgah Provinsi Kepri dan dilakukan swab pagi hari tanggal 11 Juli 2020.

"Hasil PCR keluar siang hari dan dinyatakan positif COVID-19," ujarnya.

Saat ini kondisi pasien stabil, tanpa gejala dan dikarantina di Rumah Singgah Provinsi Kepri.

Adapun tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang adalah melaksanakan tracking pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah, di toko, di masjid maupun tempat lainnya dan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab atau rapid test.

"Kami imbau kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam era new normal akan ditingkatkan," imbau Rahma.

ads