Kumparan Logo
Konten Media Partner

Nilai Investasi Sirkuit F1 di Lagoi Capai Rp 1,2 Triliun

kepripediaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan sirkuit tersebut di hotel Nirwana Gardens, Lagoi, Bintan, Kamis (17/3). Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan sirkuit tersebut di hotel Nirwana Gardens, Lagoi, Bintan, Kamis (17/3). Foto: Istimewa.

Rencana pembangunan Bintan International Circuit (BIC) untuk balapan Formula One (F1) akan segera terealisasi. Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo dan CEO of Gallant Venture Pte Ltd, Eugene Cho Park yang disaksikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menandatangani nota kesepahaman pembangunan sirkuit tersebut di hotel Nirwana Gardens, Lagoi, Bintan, Kamis (17/3).

Dalam kesempatan itu, Ansar menyampaikan dibangunnya BIC ini akan semakin menyemarakkan gelaran sport tourism di Bintan.

"Sebelum masa pandemi hampir di setiap bulan sepanjang tahun ada even-even sport tourism internasional yang digelar di Bintan, adanya sirkuit ini tentu semakin mendukung dan mengundang wisatawan datang ke Bintan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dengan kondisi alam yang memiliki pesisir pantai yang indah akan membuat sirkuit bertaraf internasional memiliki nilai jual yang tinggi. Sehingga, dapat menjadikan sirkuit tersebut menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Ditambah dengan dibangunnya sirkuit ini, dapat menarik minat para investor semakin tertarik untuk menanamkan modalnya dengan membuka resor-resor dan hotel baru di kawasan Bintan.

"Jika terbangun sirkuit ini bisa melengkapi Bintan untuk menjadi mega resort in the world, kita akan mempunyai infrastruktur entertain kelas dunia," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo, mengatakan kesuksesan sirkuit Mandalika yang menggelar even MotoGP yang membuat pertumbuhan ekonomi di NTB jadi melesat bisa ditiru oleh Kepri.

"Dampak ekonomi dengan adanya gelaran balapan tingkat dunia bisa langsung dirasakan instan, terlebih Bintan sudah lebih dulu terkenal dengan pariwisatanya," kata Bambang Soesatyo.

Bamsoet juga mengarahkan agar pemerintah daerah serta pengelola Bintan Resort bisa mengajak investor membuka hotel-hotel baru untuk mengakomodasi kamar yang akan ditempati para wisatawan.

"Nilai investasi sirkuit ini Rp 1,2 triliun dan murni kerjasama investasi. Tidak menggunakan APBN dan APBD," katanya.

Group General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab, menjelaskan jika BIC akan dibangun di tiga calon lokasi. Ketiga calon lokasi sirkuit tersebut adalah Lagoi Bay, Kepri Bay, dan area Berakit.

Nantinya konsultan dari Inggris yaitu Populous akan menentukan lokasi yang paling tepat untuk dibangun sirkuit F1 Bintan. Ia menjelaskan setiap lokasi dari ketiga tempat tersebut sama-sama menawarkan panorama alam yang indah.

"Kami harapkan sirkuit akan selesai dalam waktu dua tahun," demikian Wahab.