Prata, Kuliner Asal India yang Populer di Kepulauan Riau

Konten Media Partner
13 Januari 2020 11:13
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Prata yang disajikan dengan kuah kari. Foto : Khairul S/Kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Prata yang disajikan dengan kuah kari. Foto : Khairul S/Kepripedia.com
ADVERTISEMENT
Prata atau roti canai merupakan salah satu makanan favorit yang digemari oleh masyarakat di Kepulauan Riau. Makanan khas asal India tersebut saat ini banyak dijual di sejumlah gerai makan jika anda berkunjung ke bumi tanah melayu.
ADVERTISEMENT
Umumnya, prata selalu dipadukan dengan kuah kari sehingga menjadikannya makanan yang cukup lezat. Kini, ada beragam bentuk dalam menyajikan kuliner yang satu ini. Tidak hanya dalam sajian kosong, prata juga banyak disajikan dengan beragam varian seperti daging, telur, keju, ikan sarden, dan lainnya.
Bahan baku yang digunakan pun terbilang mudah diperoleh seperti tepung terigu, air hangat, garam, dan mentega yang lebih dahulu dicairkan.
Sedangkan, untuk kuah kari dapat menggunakan bahan seperti minyak makan, bumbu kari, cengkeh, batang serai, lembar daun jeruk, garam, santan, dan air. Untuk menambah kelezatan rasa, biasanya kuah kari akan dibubuhkan sedikit cabai.
Bahan adonan pembuatan Prata. Foto : Khairul S/Kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Bahan adonan pembuatan Prata. Foto : Khairul S/Kepripedia.com
Di Indonesia, kuliner yang semula dikenalkan oleh para pedagang rempah-rempah asal Chennai, India, ini cukup populer. Selain di Kepulauan Riau, masyarakat di wilayah Aceh juga diketahui menggemari makanan ini. Bahkan, prata sendiri cukup dikenal di berbagai negara seperti Malaysia dan Singapura.
ADVERTISEMENT
Sekilas prata menyerupai martabak telur, namun keduanya memiliki banyak perbedaan mulai dari komposisi ataupun penyajiannya. Meski begitu, kedua kuliner ini dapat dimakan saat santai sebagai makanan ringan.
Dalam proses pembuatan prata, bahan tepung yang telah dicampur kemudian dikepak ke atas meja yang telah ditaburi dengan minyak makan.
"Minyak yang ditabur di atas meja fungsinya agar adonan tidak lengket," ujar salah seorang pedagang prata di kawasan Costal Area Karimun, Kepulauan Riau, yang akrab disapa Pak Den kepada kepripedia, Minggu (12/1).
Prata saat ini sangat mudah ditemukan. Biasanya, masyarakat kerap menyajikan prata saat berkumpul atau bahkan dijadikan sebagai menu sarapan pagi. Kuliner yang satu ini begitu digemari oleh berbagai kalangan mulai dari usia dewasa hingga anak-anak di Kepulauan Riau.
ADVERTISEMENT
"Anak-anak juga pada banyak yang suka. Apalagi rasa yang beragam, jadi banyak pilihan," ungkap pria paruh baya yang diketahui berjualan prata selama bertahun-tahun itu.
Salah seorang Pedagang olahan kuliner Prata di Karimun, Kepulauan Riau. Foto : Khairul S/Kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Salah seorang Pedagang olahan kuliner Prata di Karimun, Kepulauan Riau. Foto : Khairul S/Kepripedia.com
Adonan prata saat digoreng. Foto: Khairul S/kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Adonan prata saat digoreng. Foto: Khairul S/kepripedia.com
Prata dengan kuah kari disajikan. Foto: Khairul S/kepripedia.com
zoom-in-whitePerbesar
Prata dengan kuah kari disajikan. Foto: Khairul S/kepripedia.com
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020