Sudah Rekam 2 Tahun Lalu, Warga Batam Ini Belum Terima e-KTP

Warga Kavling Lama, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, kota Batam, Ery, mengeluhkan lambatnya proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).
Alasan mengenai blanko yang kosong kerap ditemui setiap kali ia ingin mengkonfirmasi kepada pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil maupun camat setempat.
Bahkan, meski sudah melakukan perekaman data di Kelurahan dan Kecamatan sejak dua tahun silam, namun hingga saat ini E-KTP miliknya belum kunjung terselesaikan.
"Sudah hampir setiap bulan, dan satu pekan bolak-balik ke kantor Camat maupun Disdukcapil Batam. Tak kunjung ada blangko," ujar Ery, Sabtu (15/8).
Menurutnya, imbas dari kondisi itu harus menguras waktu dan tenaga untuk bolak balik ke kantor camat. Tidak hanya itu, dampak yang paling dirasakan adalah sulitnya mengurus administrasi sebagai warga negara.
“Ini yang jadi masalah. Mau sampai kapan menganggur hanya karena e-KTP tak kunjung tercetak,” kata dia.
Terkait hal ini, kepripedia mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam Heryanto. Sayangnya, panggilan tidak mendapat respon apa pun, begitu juga dengan pesan yang dilayangkan.
Sementara, lambatnya proses birokrasi administrasi di Kantor Disdukcapil Batam yang dipimpin Heryanto itu, mendapat sorotan dari anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Tan A Tie.
"Kita sangat menyangkan proses percetakan e-KTP yang bertahun-tahun tak kunjung rampung," kata pria yang disapa Alex itu.
Ia menyarankan, jika terdapat kendala mengenai blanko e-KTP, hal tersebut bisa diajukan ke Kemendagri, sehingga tidak menyulitkan masyarakat untuk mengurus keperluan adminitrasi berupa E-KTP.
"E-KTP ini sangat diperlukan masyarakat sebagai tanda identitas warga negara, jangan dipersulit masyarakat," ujarnya.
Alex menilai, kadis yang baru menjabat beberapa belum lama tersebut, seharusnya membuat inovasi dengan memudahkan pelayanan masyarakat dalam kependudukan.
"Apa lagi dalam beberapa bulan mendatang kita akan pemilihan umum wali kota Batam, jadi e-KTP sangat dibutuhkan masyarakat dalam pemilihan nanti," tutupnya.
