News
·
19 Mei 2021 18:11

Tiba di Kepri, Jokowi Langsung Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Lobam, Bintan

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Tiba di Kepri, Jokowi Langsung Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Lobam, Bintan (341770)
searchPerbesar
Presiden RI Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak di kawasan industri Bintan. Foto: Tangkapan layar dari youtube BPMI Setneg RI
Presiden RI Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak di kawasan industri Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) wilayah Lobam, Kabupaten Bintan, Rabu (19/5).
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi didampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sempat menyapa dan berdialog bersama perwakilan pemerintah daerah di sejumlah kabupaten/kota melalui daring.
Ia menyampaikan, kegiatan vaksinasi secara serentak itu dilaksanakan pada 67 titik lokasi di seluruh kabupaten/kota se-kepri dengan target 15.500 orang yang divaksinasi.
Menurutnya, progres vaksinasi COVID-19 di wilayah Kepulauan Riau sudah sangat baik. Hanya saja, masalah yang dihadapi saat ini hanya kendala distribusi.
"Problemnya disini vaksin yang masuk, karena di daerah kepulauan makanya tidak gampang (distribusinya). Misalnya dari sini ke Anambas dan Natuna bukan jarak yang dekat," ungkapnya.
Namun demikian, Jokowi menegaskan agar Gubernur dan Menteri kesehatan dapat memerhatikan hal tersebut. Dengan tetap memperlancar kuota vaksin serta distribusinya ke seluruh wilayah Kabupaten/kota.
ADVERTISEMENT
"Karena yang sama-sama kita harapkan (vaksin) ini akan cepat dan segera amelindungi masyarakat, mulai dari heard immunity dan kekebalan imunal agar COVID bisa dicegah secepat-cepatnya," kata orang nomor di Indonesia tersebut.
Selain itu, Jokowi juga menegaskan untuk daerah-daerah yang kasus COVID-19 meningkat di Kepri dapat memperketat penerapan protokol kesehatan. Minimal dengan tetap mendisiplinkan masyarakat menggunakan masker di setiap aktivitas.
"Saya tekankan kepada masyarakat menggunakan masker, karena itu sudah memproteksi 90 persen kita dari penularan COVID,19," imbuh Jokowi.