Uang Nasabah Korban Skimming Mulai Diganti, Bank Riau Kepri Jamin Simpanan Aman
·waktu baca 2 menit

PT Bank Riau Kepri mulai membayarkan kerugian nasabahnya di Kota Batam yang terbukti menjadi korban skimming.
Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Riau Kepri, Edi Wardana, menjelaskan pengembalian dana nasabah korban skimming ini melalui proses yang telah ditentukan.
Di mana dari laporan yang masuk akan diinvestigasi. Kemudian data nasabah yang telah selesai investigasi dan terbukti merupakan korban skimming, dana rekeningnya yang hilang langsung diganti.
Karena hal itu, ia menyebutkan bahwa Bank Riau Kepri menjamin penuh simpanan nasabah. Sehingga ia meminta agar nasabah tidak perlu khawatir dan panik.
"Bank Riau Kepri bertanggungjawab penuh dan segera menyelesaikan masalah tersebut," kata Edi melalui siaran pers yang diterima Sabtu (21/5).
Lebih jauh ia menyebutkan bahwa PT Bank Riau Kepri terus berupaya memerangi kejahatan perbankan. Termasuk aksi skimming yang baru-baru ini terjadi. Bank Riau Kepri menurutnya terus mengembangkan sistem dan berbagai fitur keamanan.
Selain itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk menangkap sindikat kejahatan perbankan yang dapat merugikan perbankan secara nasional.
"Bank Riau Kepri juga akan tetap melakukan respon dan investigasi cepat terhadap aduan nasabah yang menjadi korban kejahatan perbankan, seperti kasus skimming ini," ucapnya.
"Perusahaan juga bertanggung jawab atas seluruh kerugian nasabah yang terbukti menjadi korban kejahatan skimming," sambung Edi.
Ia menambahkan, proses pengembalian dana nasabah yang hilang sudah dimulai sejak Jumat (20/5) kemarin.
“Verifikasinya tuntas maka pihak bank akan langsung membayar kerugian tersebut kepada nasabah,” lanjutnya.
Namun demikian masih ada kerugian nasabah lainnya yang belum dibayarkan. Hal ini dikarenakan masih dalam proses investigasi tim Bank Riau Kepri. Mengingat, ada sejumlah dokumen yang dibutuhkan dalam investigasi tersebut berkaitan dengan pihak lain.
"Kepada seluruh nasabah agar selalu berhati-hati dalam setiap melakukan transaksi. Selalu waspada terhadap modus-modus kejahatan perbankan. Selalu aktifkan SMS Banking dengan menganti pin secara berkala," tutupnya mengimbau.
