Konten dari Pengguna

PLTS Atap: Hal yang Perlu Dihitung Sebelum Memasang Panel Surya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fahmi Rhamadan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Pixabay

PLTS atap makin sering dibicarakan sebagai cara menghemat tagihan listrik sekaligus mendukung energi bersih. Rumah dan usaha yang memasangnya bisa menghasilkan listrik sendiri dari sinar matahari. Menurut saya, gagasan ini menarik dan layak dipertimbangkan, tetapi keputusannya sebaiknya berdasarkan perhitungan, bukan sekadar tren. Panel surya yang dipasang tanpa menghitung kebutuhan dan kondisi bangunan bisa menghasilkan penghematan yang jauh dari bayangan.

Cara kerja PLTS atap secara singkat

Panel surya mengubah cahaya matahari menjadi listrik arus searah. Inverter kemudian mengubahnya menjadi listrik arus bolak-balik yang bisa dipakai peralatan rumah tangga. Komponen lain meliputi rangka penyangga, kabel, perangkat proteksi, dan, pada sistem tertentu, baterai penyimpan. Listrik dihasilkan saat matahari bersinar, sehingga produksinya mengikuti pola cuaca dan waktu.

Hal yang perlu dihitung sebelum memasang PLTS atap

Beberapa pertimbangan utama menurut saya:

Pola pemakaian listrik. Apakah pemakaian terbesar terjadi pada siang hari, saat panel menghasilkan paling banyak, atau malam hari? Rumah yang kosong di siang hari akan menghasilkan listrik yang tidak sepenuhnya terpakai langsung.

Kondisi atap. Luas, arah, kemiringan, bayangan dari pohon atau bangunan, serta kekuatan struktur menentukan berapa panel yang bisa dipasang dan seberapa optimal hasilnya.

Biaya dan waktu balik modal. Hitung biaya pemasangan terhadap penghematan tagihan, dengan memperhitungkan tarif listrik yang berlaku.

Perawatan. Panel perlu dibersihkan dan diperiksa, performanya menurun perlahan seiring waktu, dan inverter pada akhirnya perlu diganti.

Perlu atau tidaknya baterai. Baterai menambah fleksibilitas, tetapi menambah biaya cukup besar.

Aturan penyambungan ke jaringan. Ketentuan soal menyambungkan PLTS atap ke jaringan listrik bisa berubah, jadi periksa aturan terbaru ke PLN atau instansi terkait sebelum memutuskan.

Keselamatan: jangan asal pasang

Sistem kelistrikan tegangan arus searah memiliki risiko tersendiri, termasuk panas berlebih, korsleting, dan sambaran petir. Karena itu, pemasangan sebaiknya dilakukan oleh pihak yang kompeten, dengan pengaman, pembumian, dan komponen yang sesuai standar. Penghematan yang diperoleh tidak sebanding bila sistemnya menimbulkan bahaya.

Tentu ada pandangan lain. Sebagian orang menilai PLTS atap belum cukup menarik secara ekonomi karena biaya awal besar dan produksinya tidak stabil, apalagi bila memerlukan baterai. Kekhawatiran itu wajar dan bergantung pada situasi masing-masing. Di sisi lain, penurunan biaya teknologi dan meningkatnya kesadaran energi membuat banyak orang tetap tertarik.

Penutup

Pada akhirnya, PLTS atap bisa menjadi investasi yang baik bagi rumah dan usaha yang cocok, tetapi bukan solusi seragam. Pertanyaan yang layak diajukan sebelum memasang: kapan listrik di rumah atau usaha saya paling banyak dipakai, dan apakah atap saya benar-benar siap menanggung panel?