Fore Coffee Minta Pelanggan Ganti PIN Aplikasi Imbas 5,7 Juta Data Akun Bocor

Fore Coffee meminta para pelanggan untuk mengganti PIN akun Fore atau membuat PIN baru pada aplikasi Fore mereka buntut platform pengelola data pelanggan mereka dibobol pihak tak bertanggung jawab.
Perusahaan juga menghubungi pelanggan yang terdampak secara langsung. Aplikasi Fore juga telah menerapkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk proses masuk ke akun melalui perangkat baru, sebagai lapisan keamanan tambahan untuk melindungi akun pelanggan.
Dalam keterangannya, Fore mengimbau pelanggan untuk tak memberikan kode PIN atau kode OTP kepada siapa pun.
"Kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan oleh kejadian ini dan dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak. Melindungi data pelanggan merupakan tanggung jawab kami," ujar Vico Lomar, Chief Executive Officer (CEO) PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
"Fokus kami saat ini adalah mendukung pelanggan yang terdampak, menyelesaikan investigasi secara menyeluruh, dan memastikan bahwa pembelajaran dari kejadian ini diterjemahkan menjadi penguatan nyata terhadap sistem dan tata kelola keamanan kami."
Hingga Kamis (29/10), banyak pelanggan yang telah menerima notifikasi dari pihak Fore. Namun mereka khawatir apakah pesan tersebut benar atau tidak. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Fore melalui alamat email: privacy@fore.coffee
Apa yang terjadi?
Tim internal Fore mendapati aktivitas tanpa izin terhadap platform mereka. Investigasi awal menunjukkan bahwa kejadian tersebut berdampak terhadap data hingga sekitar 5,7 juta akun pelanggan.
Jenis data yang terdampak berbeda untuk setiap pelanggan dan dapat mencakup nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat yang terdaftar pada aplikasi Fore, hashed PIN, serta riwayat pembelian melalui aplikasi Fore.
Fore mengaku telah menghentikan akses tersebut dan mengamankan sistem terkait dalam kurun waktu 24 jam. Perusahaan melakukan pengujian keamanan, menangani kerentanan yang ditemukan, memperbarui platform terkait ke versi terbaru, serta menerapkan langkah-langkah pengamanan tambahan.
Mereka juga menegaskan bahwa Aplikasi Fore tidak pernah meminta dan menyimpan informasi NIK dan foto KTP.
"Selain itu, kami tidak pernah menyimpan informasi pembayaran, termasuk detail kartu kredit atau debit yang disimpan pada platform terpisah, sehingga tidak ada dampak terhadap data tersebut," tulis Fore.
