Kumparan Logo

Google Bikin Chip Baru Demi Bikin Model AI Gemini-nya Lebih Efisien

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Google Gemini AI. Foto: Poetra.RH/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Google Gemini AI. Foto: Poetra.RH/Shutterstock

Alphabet, perusahaan induk Google, dilaporkan tengah merancang chip server baru untuk membantu model Gemini beroperasi lebih efisien. Chip baru tersebut dijuluki "Frozen v2," dijadwalkan akan dirilis sekitar tahun 2028.

Menurut laporan The Information, chip ini punya performa enam hingga sepuluh kali lebih efisien ketimbang chip AI milik Google yang ada saat ini berdasarkan jumlah token yang dihasilkan per unit daya.

"Tim kami terus-menerus meneliti dan bereksperimen dengan inovasi baru untuk memberikan kinerja dan efisiensi maksimal bagi pengguna dan pelanggan kami," kata Google dilansir Tech Crunch.

"Eksplorasi yang ketat ini merupakan inti dari pendekatan full stack kami. Dengan mendesain perangkat keras dan perangkat lunak kami dari awal, kami memastikan sistem kami terintegrasi dan sangat dioptimalkan untuk beban kerja dunia nyata."

Krisis chip akibat AI. Foto: Shutterstock AI/Shutterstock

Strategi Google mengembangkan chip sendiri ini sekaligus menjawab kekhawatiran para investornya. Bukan tanpa sebab, Google berencana menggelontorkan 180 hingga 190 miliar dolar AS untuk pengembangan AI mereka.

Banyak uang yang dipertaruhkan. Artinya, perusahaan perlu membuktikan bahwa investasi tersebut akan membuahkan hasil.

Kabar tentang chip Frozen v2 yang lebih efisien tampaknya telah menenangkan investor, memberikan dorongan bagi Google menjelang laporan pendapatan mereka akhir pekan ini.

Google menjadi satu dari sejumlah perusahaan AI lain yang berupaya memproduksi chip mereka sendiri untuk membuat model internal mereka berjalan lebih efisien. Pembuatan chip ini juga bertujuan untuk mengatasi kekurangan kapasitas komputasi AI global.

Selain Google, perusahaan lain seperti OpenAI telah lebih dulu mengumumkan chip AI pertamanya, yakni prosesor inferensi yang diberi nama Jalapeño. Awal bulan ini, Anthropic juga sedang membahas kemitraan pembuatan chip baru dengan Samsung.