Kumparan Logo

KAGAMA AI Gelar Indonesia Ethical AI Summit, Rumuskan AI yang Beretika

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indonesia Ethical AI Summit. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia Ethical AI Summit. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan.

Keluarga Alumni UGM (KAGAMA AI) menggelar forum strategis lintas sektor bertajuk "Indonesia Ethical AI Summit: Navigating the AI Development: Innovation, Humanity, and Governance". KAGAMA AI berkolaborasi dengan Bisnis Indonesia, Catalyst Policy Works, dan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI).

Acara ini merupakan respons konkret terhadap komitmen pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 juga Asta Cita Presiden, yang menempatkan transformasi digital, sains, serta teknologi sebagai motor utama untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Ajang Indonesia Ethical AI Summit 2026 diselenggarakan di Auditorium The Tower (Kantor Pusat Bank Syariah Indonesia (BSI) Jakarta pada Rabu 17 Juni 2026. Ketua Komite Percepatan Tranformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir dalam acara mengatakan bahwa saat ini Indonesia memiliki potensi yang besar terhadap pengembangan AI.

"Indonesia dinilai siap utk adopsi AI dalam layanan publik . . . Kita harus ber-partner dengan AI," kata Luhut, Rabu (17/6).

"(Jika dilihat) posisi kita, akurasi, efisiensi biaya, kepuasan warga, kecepatan proses, saya kira kita semua menurut saya dari SDM kita tak ada masalah, tinggal bagaimana sekarang kita menajamkan (potensi) ini," tambahnya.

Kecerdasan Artifisial atau artificial intelligence diproyeksikan memberi kontribusi ekonomi hingga ratusan miliar dolar AS pada 2030. Adopsi AI memerlukan regulasi yang seimbang antara inovasi dan perlindungan publik.

Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil langkah strategis dengan menyusun Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional yang akan diformalkan dalam Peraturan Presiden. Dokumen ini menjadi acuan pengembangan ekosistem AI nasional yang berfokus pada prinsip etis dan bertanggung jawab, didukung oleh pilar utama seperti:

  • Etika

  • Investasi

  • Riset dan inovasi

  • Pengembangan talenta

  • Infrastruktur dan data

Upaya tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadapi disrupsi teknologi sekaligus meningkatkan daya saing global Indonesia. AI juga menghadirkan tantangan dan risiko yang memerlukan kerangka pengaturan yang seimbang antara inovasi dan perlindungan.

Indonesia Ethical AI Summit. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan.

Pendekatan regulasi yang mencakup aspek teknologi, etika, dan hukum menjadi penting untuk memastikan pemanfaatan AI yang aman dan inklusif. Dalam konteks global, diskursus tata kelola AI terus berkembang melalui berbagai forum internasional.

Penyelenggaraan Indonesia Ethical AI Summit diharapkan menjadi wadah kolaboratif lintas sektor untuk merumuskan arah pengembangan KA yang inovatif, beretika, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Ajang Indonesia Ethical AI Summit 2026 digelar dalam dua sesi. Sesi Pagi (Panel Session), dibagi menjadi tiga panel sektoral, yaitu Bank and Finance; Transportation and Infrastructure; serta Social and Commerce.

Sejumlah narasumber hadir dalam acara ini seperti Wamenkomdigi Nezar Patria; VP of Data Platform and Data Science DANA, Wulung Anggara Hanandita; Deputi Direktur Digitalisasi Financial Center dan Transformasi Perbankan OJK, M.Zulkifli Salim; AI Strategy & Innovation Department Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk., I Wayan Pulantara, PhD.

Sejumlah pembicara lain juga hadir seperti Investing Partner GDP Venture, Anthony Lim; EVP Engineering Riset dan TI PT Hutama Karya (Persero), Amy Rachmadhani hingga VP Digital Channel & Development PT Pertamina Patra Niaga, Sylvia Grace Yuvenna.

Penyelenggaraan Indonesia Ethical AI Summit 2026 ini membawa tiga manfaat utama bagi ekosistem digital Indonesia antara lain:

  • Akselerasi inovasi nasional yaitu mengidentifikasi strategi taktis untuk menerapkan 4 pilar Peta Jalan AI Nasional yang sedang disusun oleh KOMDIGI menuju Peraturan Presiden.

  • Harmonisasi Etika AI yaitu merumuskan standar etika yang jelas dalam seluruh siklus pengembangan KA demi menjaga harkat dan martabat manusia.

  • Kepastian Hukum dan Kepercayaan Investasi dengan menemukan model tata kelola regulasi yang seimbang, yang mampu melindungi publik sekaligus membangun kepercayaan investor global untuk berinvestasi di sektor teknologi Indonesia.