Perjalanan Hilmy Mendekati Milan dalam Novel Hilmy Milan

S1 Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Keysha Cinta Bunga Lestari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kisah cinta biasanya tidak selalu dimulai dari dua orang yang langsung saling menyukai. Kadang, rasa tersebut muncul karena terbiasa bersama, saling memperhatikan, atau melakukan hal-hal sederhana bersama. Hal tersebut cukup terasa dalam Hilmy Milan, novel yang menceritakan hubungan Hilmy dan Milan dari awal mereka saling mengenal hingga akhirnya menjadi semakin dekat.
Hilmy Milan merupakan novel karya Nadia Ristivani yang diterbitkan oleh Coconut Books pada tahun 2023 dengan jumlah 352 halaman. Novel bergenre romance ini menarik karena awalnya bukan berasal dari novel, melainkan Alternative Universe (AU) yang ditulis dan dipublikasikan melalui Twitter. Cerita tersebut kemudian mendapat perhatian dari pembaca hingga akhirnya diangkat menjadi sebuah novel. Dengan latar kehidupan perkuliahan dan karakter yang cukup dekat dengan kehidupan anak muda, Hilmy Milan menghadirkan cerita percintaan yang ringan dengan banyak interaksi antara kedua tokoh utamanya.

Ketika Hilmy Mulai Mendekati Milan
Cerita bermula ketika Hilmy, yang merupakan sahabat Marcello, saudara kembar Milan, mulai menyukai Milan. Sejak awal, Hilmy sudah tertarik kepada Milan. Namun, Milan bukan seseorang yang mudah menerima orang baru dalam kehidupannya. Ia cukup tertutup dan cenderung menjaga jarak dari laki-laki yang mencoba mendekatinya.
Hilmy kemudian mencoba mendekati Milan dengan caranya sendiri. Salah satu bagian yang menurut saya cukup unik adalah ketika Hilmy mengirimkan email lamaran untuk menjadi pacar Milan. Lamaran tersebut dibuat seperti seseorang yang sedang melamar pekerjaan, sehingga pendekatan Hilmy terasa berbeda dan cukup menghibur.
Milan tentu saja tidak langsung menerima Hilmy. Ia justru menganggap Hilmy cukup aneh dan menyebalkan. Namun, Hilmy tetap berusaha mendekatinya. Seiring berjalannya waktu, perhatian yang diberikan Hilmy membuat Milan mulai terbiasa dengan keberadaannya.
Dari Hal-Hal Sederhana Menjadi Semakin Dekat
Hubungan Hilmy dan Milan tidak berkembang hanya melalui percakapan romantis. Ada banyak kejadian sederhana yang justru memperlihatkan bagaimana keduanya mulai nyaman satu sama lain. Salah satunya adalah ketika mereka memelihara ikan bersama.
Menurut saya, bagian ini cukup menarik karena kegiatan tersebut sebenarnya sederhana. Mereka hanya merawat ikan, tetapi dari kegiatan tersebut terlihat bagaimana Hilmy dan Milan mulai melakukan sesuatu bersama. Momen seperti ini membuat hubungan mereka terasa lebih natural karena kedekatan tidak selalu ditunjukkan melalui adegan romantis.
Kegiatan memelihara ikan juga memperlihatkan bahwa hubungan mereka mulai berkembang dari sekadar Hilmy yang mengejar Milan menjadi sesuatu yang dilakukan bersama. Hal kecil seperti merawat ikan pun akhirnya menjadi bagian dari kenangan mereka. Bagi saya, justru momen-momen sederhana seperti ini yang membuat hubungan kedua tokoh terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Hilmy dan Cara Pendekatannya yang Unik
Salah satu hal yang membuat novel ini cukup menghibur adalah karakter Hilmy. Ia memiliki cara pendekatan yang tidak biasa dan terkadang membuat Milan kesal. Namun, di balik sifatnya yang usil, Hilmy juga menunjukkan bahwa dirinya benar-benar memperhatikan Milan.
Sementara itu, Milan digambarkan sebagai seseorang yang tidak mudah membuka diri. Karena itu, perubahan sikapnya menjadi salah satu bagian yang menarik untuk diikuti. Ia perlahan mulai nyaman dengan Hilmy dan tidak lagi melihatnya hanya sebagai seseorang yang mengganggu.
Menurut saya, perkembangan hubungan mereka menjadi salah satu kekuatan cerita. Perasaan Milan tidak langsung berubah hanya karena Hilmy menyatakan perasaan. Ada proses yang membuat Milan akhirnya bisa mempercayai dan merasa nyaman dengan Hilmy. Jadi, pembaca bisa melihat bagaimana hubungan mereka berkembang secara perlahan.
Tentang Perhatian dan Rasa Nyaman
Hal yang cukup terasa dari Hilmy Milan adalah bahwa sebuah hubungan tidak hanya dibangun dari rasa suka. Hilmy memang menyukai Milan sejak awal, tetapi untuk bisa benar-benar dekat dengannya, ia harus menunjukkan perhatian dan memberikan waktu.
Momen seperti ketika mereka memelihara ikan juga menunjukkan bahwa kedekatan dapat muncul dari kegiatan sehari-hari. Tidak harus selalu melalui hal besar atau romantis. Terkadang, melakukan sesuatu bersama dan terbiasa hadir dalam kehidupan satu sama lain sudah cukup untuk membuat hubungan berkembang.
Milan yang awalnya sulit terbuka juga perlahan memberikan kesempatan kepada Hilmy. Dari sini terlihat bahwa rasa nyaman menjadi bagian penting dalam hubungan mereka. Hilmy belajar memahami Milan, sementara Milan mulai belajar mempercayai Hilmy.
Cerita Ringan dengan Beberapa Kekurangan
Walaupun cukup menarik, Hilmy Milan juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah konflik yang diberikan cenderung ringan karena cerita lebih banyak berfokus pada hubungan Hilmy dan Milan. Bagi pembaca yang menyukai konflik yang kompleks atau alur yang penuh kejutan, novel ini mungkin terasa kurang menegangkan.
Beberapa bagian juga terasa cukup berulang karena banyak membahas interaksi antara Hilmy dan Milan. Hal tersebut memang menjadi bagian utama dari cerita, tetapi terkadang membuat perkembangan alurnya terasa agak lambat. Selain itu, beberapa karakter pendukung sebenarnya cukup menarik, tetapi tidak semuanya mendapatkan porsi cerita yang mendalam karena fokus utama tetap berada pada Hilmy dan Milan.
Namun, menurut saya, kekurangan tersebut masih bisa diterima karena Hilmy Milan memang lebih cocok sebagai bacaan romance yang ringan. Novel ini tidak terlalu berfokus pada konflik besar, tetapi lebih banyak menunjukkan proses dua orang dalam mengenal dan memahami satu sama lain.
Kisah Cinta yang Tidak Selalu Harus Rumit
Dari segi penyampaian, Hilmy Milan cukup mudah dipahami. Bahasa yang digunakan ringan dan interaksi antara Hilmy dan Milan juga membuat cerita terasa santai. Tingkah Hilmy yang terkadang lucu menjadi salah satu bagian yang membuat cerita tidak terasa terlalu serius.
Saya juga merasa bahwa bagian-bagian kecil seperti ketika Hilmy dan Milan memelihara ikan justru membuat hubungan mereka terasa lebih nyata. Kedekatan mereka tidak hanya terlihat ketika sedang membicarakan perasaan, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang mereka lakukan bersama.
Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik novel ini. Ceritanya tidak harus selalu menghadirkan kejadian besar untuk menunjukkan bahwa dua orang sedang semakin dekat. Justru dari kebiasaan kecil dan waktu yang mereka habiskan bersama, hubungan Hilmy dan Milan perlahan terasa semakin kuat.
Tentang Cinta, Perhatian, dan Kenyamanan
Setelah membaca Hilmy Milan, saya merasa bahwa cerita ini cukup banyak membahas tentang proses membangun kenyamanan dengan seseorang. Hilmy memang memulai semuanya dengan rasa suka, tetapi perasaan tersebut kemudian berkembang melalui perhatian dan waktu yang mereka habiskan bersama.
Dari hubungan Hilmy dan Milan, terlihat bahwa rasa nyaman bisa muncul dari hal-hal sederhana. Percakapan, perhatian, bercanda bersama, sampai merawat ikan pun bisa menjadi bagian dari proses mengenal seseorang. Hal tersebut membuat kisah mereka terasa tidak hanya tentang bagaimana seseorang mendapatkan orang yang disukainya, tetapi juga bagaimana sebuah hubungan bisa tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan kecil.
Pada akhirnya, Hilmy Milan merupakan novel romance yang ringan dan cukup menghibur. Walaupun memiliki kekurangan, terutama pada konflik yang tidak terlalu berat dan beberapa bagian yang terasa berulang, novel ini tetap menarik bagi pembaca yang menyukai cerita tentang proses pendekatan dan perkembangan hubungan.
Menurut saya, daya tarik utama novel ini bukan hanya tentang bagaimana Hilmy mendapatkan hati Milan, tetapi bagaimana keduanya perlahan menjadi bagian dari kehidupan satu sama lain. Dari hal-hal sederhana seperti mengobrol, menghabiskan waktu bersama, hingga memelihara ikan, rasa nyaman di antara mereka akhirnya tumbuh menjadi sesuatu yang lebih berarti.
