Konten dari Pengguna

Jakarta Adventure: Kisah Penjelajahan di Jantung Metropolitan

Kezia Anjanette Wijaya
Haii, nama aku Kezia Anjanette Wijaya dan merupakan siswi SMA Trinitas! Lahir pada tahun 2010 dan sedang menjalani kehidupan remajanya yang penuh drama dan tugas.
9 Januari 2026 22:00 WIB
·
waktu baca 8 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tulisan dari Kezia Anjanette Wijaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memulai Perjalanan : Siswa SMA Trinitas menuju ke Jakarta

ADVERTISEMENT
Selasa, 9 Desember 2025 - Kami telah mengalami petualangan yang menarik dan juga seru setelah mengerjakan ujian selama dua minggu, dan tentu kami semua memerlukan sebuah hiburan, Study Tour ini akan membawa kami kemana? Jadi, Studi Industri atau Study Tour Kelas X tahun ajaran 2025-2026 SMA Trinitas ini membawa kami ke ibu kota Indonesia yaitu Jakarta dengan perjalanan kurang lebih empat jam sehingga kami harus sudah berkumpul di sekolah pada jam lima pagi, selama perjalanan ini murid-murid menghabiskan waktu mereka dengan opsi melanjutkan tidur atau bermain dengan handphone mereka. Tetapi tentu saja kita tetap datang ke rest area bila seandainya terdapat murid yang ingin ke toilet atau jajan.
Keadaan pagi hari saat siswa dan siswi SMA Trinitas melakukan persiapan sebelum berangkat. (Foto : Clarence Dione)
zoom-in-whitePerbesar
Keadaan pagi hari saat siswa dan siswi SMA Trinitas melakukan persiapan sebelum berangkat. (Foto : Clarence Dione)

Memasuki Jakarta : Mempelajari Cara Kerja Saham di BEI

ADVERTISEMENT
Saat kami sampai, hal pertama yang kami rasakan adalah hawa panas yang menyambut kami, berbeda dengan hawa Bandung yang sudah terbiasa menyambut kita. Lalu, kami juga disambut dengan gedung-gedung yang begitu megah. Kami merasa kagum dengan gedung-gedung di sekeliling kami karena perbedaan yang sangat kontras dibandingkan dengan kota Bandung. Kemegahan kota, tentu juga berarti jalan yang begitu luas sehingga mengakibatkan macet, menambahkan sekitar setengah jam sebelum kami sampai ke destinasi pertama kami di Jakarta yaitu BEI atau Bursa Efek Indonesia yang kemegahan gedungnya tidak kalah dengan gedung-gedung lain di Jakarta.
Bursa Efek Indonesia adalah pasar modal yang ada di Indonesia, yang berada di Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lt. 5, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, yang merupakan bagian dari pusat bisnis Jakarta (SCBD), dan banyak perusahaan tercatat juga berkantor di gedung yang sama atau gedung-gedung lain di area sekitar Sudirman. Bursa Efek Indonesia memiliki peranan penting sebagai sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi, yang merupakan salah satu alternatif penanaman modal. Disini kami belajar banyak hal mengenai pasar modal yang ada seperti saham beserta dengan sektor industrinya. Kesempatan untuk datang dan berkunjung ke Bursa Efek Indonesia adalah momen yang paling unik bagi kita karena tidak semua orang dapat berkunjung. Jadi, seandainya kita ingin memiliki saham, disarankan untuk datang terlebih dahulu ke BEI untuk belajar cara kerjanya.
Memasuki BEI, disini kami mempelajari tentang kenaikan dan keturunan saham dan bagaimana cara kerja saham. (Foto : Kezia Anjanette Wijaya)
Saat di BEI, kami memiliki tugas untuk mata pelajaran ekonomi dan matematika. Untuk mata pelajaran ekonomi kami diminta untuk menulis jawaban dari beberapa pertanyaan, seperti apa itu BEI menurut kami lalu nama produk-produk yang diperjual-belikan di pasar modal (saham, obligasi, reksa dana, dll). Dan untuk pelajaran matematika kami diminta untuk menulis nama saham beserta dengan sektor industrinya (ADRO - sektor energi, BBCA - sektor keuangan, ASII - sektor industri, dll). Beserta juga dengan harga awal dan akhir grafik yang kami lihat dan hitungan presentase kenaikan saham yang paling signifikan dalam 1 jam, 24 jam, atau 7 hari.
Dokumentasi kelompok kami saat mengunjungi BEI, banyak hal penting yang kami pelajari saat berada di BEI. (Foto : Kezia Anjanette Wijaya)

Destinasi Berikut : Kota Lautan yang Dipenuhi oleh Hewan-hewan Eksotis dan Lucu!

Setelah kami selesai berkunjung dari BEI, kami melanjutkan perjalanan kami ke Seaworld Ancol yang terletak di Jl. Lodan timur No.7, RT.14/RW.10, Ancol, Kec. Pademangan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430. Dimana kami melihat banyak sekali hewan laut, harga tiket masuk kawasan Ancol saat ini (akhir 2025/awal 2026) adalah sekitar Rp35.000 per-orang untuk akses utama, namun harga bisa bervariasi tergantung promosi, hari, dan unit rekreasi yang dituju (seperti Dufan, Sea World, atau Atlantis). Namun sayangnya, kami disini bukan hanya untuk bersenang-senang melainkan mengerjakan tugas juga, yaitu membuat sebuah vlog mengenai kunjungan kami di Seaworld menggunakan bahasa inggris. Tapi, karena tugas ini juga kami dapat belajar banyak hal mengenai fakta-fakta tentang hewan laut. Fakta mengenai hewan laut ini bisa didapatkan dengan cara bertanya kepada salah satu staff SeaWorld bila anda ingin memiliki informasi yang lebih mendalam. Namun jika anda malu untuk bertanya, anda juga bisa membaca informasi-informasi yang tercantum didekat dengan aquarium hewan!
Pembuatan pembukaan video tugas pada saat di SeaWorld, ternyata banyak fakta-fakta menarik yang dimiliki oleh hewan laut yang masih belum kami ketahui! (Foto : Kezia Anjanette Wijaya)
Selain membuat vlog untuk tugas kelompok, kami juga melihat banyak sekali hewan unik dan terdapat sebuah "Digital Gallery" yang berada pada lantai kedua. Didalam terdapat kerangka tulang hewan-hewan laut dan juga tempat main yang menggunakan konsep digital. Terdapat juga beberapa telur hewan yang ditaruh pada galeri tersebut. Selanjutnya dari lantai atas, kami dapat melihat berbagai pemandangan menakjubkan. Seperti, banyak aquarium besar dan juga terbuka yang dapat kami lihat dari atas. Hewan-hewan tersebut juga dapat kami lihat dengan jelas.
ADVERTISEMENT
Balik ke lantai bawah, kami pergi ke tempat tinggal Jellyfish (ubur-ubur), disana merupakan tempat yang gelap namun sangatlah bagus. Karena warna terang yang dapat berubah-berubah yang dihasilkan oleh ubur-ubur memancarkan cahaya yang sangat indah dan enak untuk dilihat. Terdapat juga museum yang berisikan sejarah hewan laut yang pernah terkenal pada masanya. Tidak terasa kami sudah berada di Seaworld hingga tengah hari, selanjutnya kami akan makan siang terlebih dahulu sebelum kami melanjutkan perjalanan ke destinasi terakhir.

DuFan : Destinasi Terakhir yang Paling Ditunggu-tunggu oleh Para Murid SMA Trinitas!

ADVERTISEMENT
Destinasi terakhir inilah yang kami semua telah tunggu. Ada yang tahu apa destinasi ini? Destinasi ini adalah salah satu tempat yang wajib didatangi saat berkunjung ke Jakarta. Destinasi ini adalah Dufan atau Dunia Fantasi yang berada di Jl. Lodan Timur No.7, Ancol, Kec. Pademangan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430. Harga tiket masuk Dufan bervariasi tergantung hari kunjungan dan jenis tiket, mulai dari sekitar Rp 275.000 (Weekday) hingga Rp 400.000 (Weekend) untuk tiket reguler, belum termasuk tiket masuk Ancol (Rp 35.000/orang), dengan pilihan lain seperti Fast Trax, Premium, dan Annual Pass. Dufan ini tidak hanya menyediakan berbagai macam wahana bermain, tetapi juga menyediakan berbagai macam stand makanan dan minuman jika anda seandainya lapar atau haus.
ADVERTISEMENT
Dufan memiliki banyak sekali wahana, mulai dari yang seram dan extreme hingga yang tenang dan santai. Jika ingin berteriak dan mengajak hati untuk berolahraga atau mengejar adrenalin, Dufan memiliki banyak wahana extreme yang cocok. Contohnya seperti, Kereta Misteri yaitu roller coaster bertemakan horror dan juga Histeria, dimana kamu akan dijatuhkan dari ketinggian yang sangat tinggi. Jika kamu ingin naik wahana-wahana extreme ini, tentunya kamu tidak boleh memiliki penyakit seperti asma, hipertensi atau vertigo, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bermain.
Tetapi, tidak usah khawatir bagi orang-orang yang penakut juga, karena Dufan menyediakan berbagai wahana yang santai. Seperti Ferris Wheel (Bianglala) yang besar, cocok untuk dijadikan sebagai wahana romantis, karena dapat melihat pemandangan yang indah dari atas bianglala. Terdapat juga Turangga-rangga, dimana kamu akan menaiki kuda dan akan diputar secara perlahan-lahan selama sekitar lima menit. Dan satu contoh lagi untuk wahana extreme namun santai adalah Ontang-Anting, dimana nanti kamu akan diputar secara perlahan di udara, memberikan sensasi melayang yang menyejukan.
ADVERTISEMENT
Tetapi sayangnya kami ada tugas lagi, namun kali ini dari mata pelajaran fisika dan geografi. Dari mata pelajaran geografi kami diminta untuk menuliskan awal perjalanan kami hingga akhir berdasarkan 10 konsep geografi (letak, jarak, keterjangkauan, pola, morfologi, aglomerasi, interelasi dan interdependensi, nilai guna, interaksi keruangan, dan diferensiasi areal). Sedangkan, mata pelajaran fisika meminta kami untuk menuliskan 3 wahana di Dufan dan konsep fisika apa yang digunakan oleh wahana tersebut.
Suasana Dufan pada sore hari yang sangat ramai oleh para pengunjung dari berbagai kota di wahana komedi putar (Foto : Ivana Austine)

Perjalanan Pulang : Perpisahan Sedih Siswa SMA Trinitas dengan Jakarta

Lamanya bermain di Dufan membuat kami lupa dengan waktu, tiba-tiba jam sudah menunjukan pukul setengah enam sore yang menandakan waktunya kami untuk pulang ke Bandung. Kami semua merasa cape, tetapi juga senang karena telah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Studi Industri dengan semua teman kami. Sebelum kami kembali ke Bandung, kami diberikan makan malam, karena tentunya kami semua sudah lapar. Disini juga kami mempunyai kesempatan untuk mengerjakan LKPD mengenai pengalaman Studi Industri kami, yang isinya ternyata terdapat pelajaran-pelajaran yang tadi kami sebutkan. Sebenarnya lembaran tugas ini diberikan saat kami berangkat ke Jakarta, tetapi kebanyakan siswa memilih untuk melupakannya untuk sementara waktu, agar tidak terlalu memusingkan tugas-tugas saat melakukan perjalanan dengan teman-teman seangkatan.
ADVERTISEMENT
Setelah selesai makan malam, sekarang kami akan kembali ke Bandung. Suasana didalam bis sangatlah ramai dengan siswa-siswi yang sibuk membicarakan pengalaman mereka selama perjalanan ini, ada juga yang sudah tertidur pulas karena sudah terlalu cape. Tetapi pada akhirnya banyak siswa dan siswi yang memilih untuk tidur, membuat suasana dalam bis sangat tenang dan sunyi. Kami kembali ke Bandung sekitar jam sebelas malam dengan kondisi cape, termasuk juga guru-guru pengawas yang harus mendampingi kami terus dari pagi hingga malam hari. Sesampai di sekolah, semua murid telah dijemput orang tua mereka masing-masing dan kembali ke rumah dengan selamat.
Dengan kegiatan Studi Industri SMA Trinitas Bandung tahun 2025 ini, kami mempelajari banyak hal dengan cara bersenang-senang sekaligus juga bersifat informatif dan edukatif bagi kita semua. Kesan dari Study Industry ini kami dapat mempelajari tentang banyak hal dari berbagai bidang mata pelajaran. Dipikir-pikir lagi, benar katanya kalau kita harus bersusah-susah terlebih dahulu, lalu bisa mendapatkan perasaan yang positif dan bahagia saat kegiatan Study Industri ini. Karena kami sudah mengerjakan ujian sebelum kegiatan Studi Industri, maka terasa lebih lega dan bebas dengan rasa bahwa semua kerja keras yang telah kami lakukan sungguh terbayar secara sepadan. Tentunya kami semua tidak ingin pulang, hanya ingin bersenang-senang, namun kami semua memiliki tanggung jawab yang perlu dihadapi. Hari itu adalah hari yang kami semua tidak akan pernah lupakan, sehingga kami berharap sekolah dapat melaksanakan kegiatan seperti ini dapat lagi.
ADVERTISEMENT
Corwin X-5/06, Ivana X-5/12, Kezia X-5/16, Rafka X-5/21