Konten dari Pengguna

Dari Ruang Kelas ke Tempat Praktik: Cerita Siswa Manajemen Perkantoran

Kezia Sumolang

Kezia Sumolang

Siswa SMK Katolik St. Familia Tomohon Jurusan Manajemen Perkantoran

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kezia Sumolang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ruang kelas mungkin terlihat sederhana, tetapi di sanalah banyak proses penting dimulai. Bagi saya, sebagai siswa Manajemen Perkantoran, ruang kelas bukan hanya tempat menerima materi, melainkan tempat awal untuk membentuk kesiapan sebelum terjun langsung ke dunia kerja melalui kegiatan praktik. Dari sinilah saya mulai memahami bahwa setiap hal yang dipelajari memiliki tujuan yang lebih besar dari sekadar menyelesaikan tugas di sekolah.

Selama menjalani pembelajaran, saya mulai menyadari bahwa apa yang dipelajari di kelas bukan sekadar teori. Setiap tugas dan latihan yang dikerjakan ternyata menjadi dasar ketika saya berada di tempat praktik. Hal-hal yang sebelumnya terasa sulit perlahan menjadi lebih mudah dipahami ketika diterapkan secara langsung.

Saat pertama kali memasuki tempat praktik, saya menyadari bahwa dunia kerja tidak sesederhana yang dibayangkan. Ada tanggung jawab yang harus dijalankan dengan serius, serta tuntutan untuk bekerja dengan rapi, cepat, dan tepat. Di titik itu, saya mulai memahami pentingnya apa yang telah dipelajari di sekolah.

Kegiatan seperti menyusun dokumen, mengelola arsip, dan membantu pekerjaan administrasi menjadi pengalaman yang sangat berharga. Dari situ, saya belajar bahwa ketelitian dan kerapian bukan hanya sekadar tuntutan tugas, tetapi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.

Dokumentasi Pribadi: Kegiatan pengarsipan dokumen yang melatih ketelitian dan kerapian dalam bekerja.

Saya juga belajar bagaimana berkomunikasi dengan baik di lingkungan kerja. Berinteraksi dengan atasan maupun rekan kerja mengajarkan saya untuk bersikap sopan, percaya diri, dan profesional. Pengalaman ini terasa berbeda dibandingkan saat berada di kelas, karena situasinya lebih nyata dan menuntut kesiapan diri.

Tidak jarang saya merasa gugup dan takut melakukan kesalahan, terutama di awal masa praktik. Namun, seiring berjalannya waktu, saya mulai lebih terbiasa dan berani dalam menjalankan tugas. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa kesalahan bukanlah hal yang harus ditakuti, melainkan bagian dari proses belajar.

Dokumentasi Pribadi: Kegiatan penginputan data selama praktik kerja lapangan.

Perjalanan dari ruang kelas ke tempat praktik memberikan banyak pelajaran yang tidak bisa didapatkan hanya dari teori. Saya mulai memahami bagaimana dunia kerja sebenarnya berjalan, sekaligus menyadari pentingnya mempersiapkan diri sejak dini.

Pengalaman ini membuat saya semakin yakin bahwa apa yang saya pelajari di jurusan Manajemen Perkantoran memiliki peran yang nyata. Bukan hanya untuk menyelesaikan tugas di sekolah, tetapi juga sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja di masa depan.