Mencuci Tangan dengan Sabun untuk Mencegah Transmisi Penyebaran COVID-19

Mahasiswi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta
Tulisan dari keziasoen tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

COVID-19 merupakan virus berbahaya yang saat ini menghampiri kehidupan Bangsa Indonesia dan seluruh negara di dunia. Dimana, hal ini sangat berdampak ke seluruh aspek kehidupan Bangsa, seperti pendidikan, politik, ekonomi, fashion, kuliner, dan bahkan perusahaan ternamapun mengalami krisis. COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru, yakni Sars-CoV-2. Seorang yang terduga terkena virus tersebut akan menimbulkan gejala gangguan pernafasan, demam tinggi diatas 38 derajat, indra penciuman dan pengecapan tidak berfungsi, merasa lemas, batuk-batuk dan sesak nafas.
Bahkan, saat ini terdapat istilah OTG atau Orang Tanpa Gejala, ini menjadi hal yang lebih berbahaya dikarenakan orang tersebut terkena COVID-19 namun tidak menunjukan gejala apapun. Apabila OTG tersebut melakukan kontak langsung dengan keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitarnya terdapat kemungkinan bahwa mereka tertular COVID-19 yang mengakibatkan jumlah kasus COVID-19 semakin meningkat.
Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, sebagai Warga Negara Indonesia yang cerdas, kita harus menerapkan protokol kesehatan. Protokol tersebut harus dilakukan saat keluar rumah maupun saat memasuki rumah. Salah satunya adalah mencuci tangan, mencuci tangan merupakan hal yang penting dalam rangka menjaga kebersihan tangan dan kesehatan tubuh, alasan harus mencuci tangan karena hampir 80% penyakit tertular melalui sentuhan tangan.
Sebelum adanya COVID-19, Masyarakat Indonesia memang sudah dianjurkan untuk selalu mencuci tangan, namun belum menyadari akan pentingnya kebersihan tangan hingga munculnya virus Corona ini. Karena adanya hal seperti ini, diharapkan agar nantinya Masyarakat Indonesia bisa lebih sadar akan pentingnya dan membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan, sehingga setiap individu menjadi indivdu yang sehat dan bersih.
Mencuci tangan terdapat beberapa langkah yang harus diikuti. Terdapat pernyataan bahwa, mencuci yang benar adalah selama 20-40 detik. Hal tersebut memang benar adanya, namun yang perlu diperhatikan disini adalah mencuci tangan yang benar bukan berdasarkan lamanya waktu mencuci tangan. Tetapi, yang benar adalah mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan dan apabila tahapan tersebut sudah dilakukan maka secara tidak langsung, waktu mencuci tangan akan berkisar 20 hingga 40 detik. Mencuci tangan yang benar juga harus menggunakan sabun, tidak hanya dengan air.
Berikut adalah langkah-langkah mencuci tangan yang benar:
Basuhi tangan dengan air mengalir dan oleskan sabun ditelapak tangan secukupnya
Cakupkan kedua tangan dan gosok dengan sabun
Letakkan telapak tangan kanan diatas punggung tangan kiri dengan jari yang terjalin dan lakukan hal yang sama untuk arah sebaliknya
Letakkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri, dengan jari yang saling terkait
Tangan kanan dan kiri saling menggenggam, sehingga sabun mengenai kuku dan pangkal jari
Gosok ibu jari kiri dengan menggunakan tangan kanan, dan lakukan hal yang sama untuk arah sebaliknya
Gosok jari-jari tangan kanan yang tergenggam ditelapak tangan kiri, dan lakukan hal yang sama untuk arah sebaliknya
Bilas kembali dengan air mengalir dan keringkan tangan dengan lap atau kain yang disediakan
Dengan menerapkan protokol kesehatan, maka anda sudah berusaha untuk menajaga diri sendiri maupun orang dalam pencegahan transmisi penyebaran COVID-19. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan tangan, yakni mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan.
