Konten dari Pengguna

Koperasi Merah Putih: Antara Harapan dan Tantangan

KH Anwar Abbas

KH Anwar Abbasverified-green

Wakil Ketua Umum MUI, Ketua PP Muhammadiyah

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KH Anwar Abbas tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih berbasis kerakyatan

Ilustrasi koperasi Foto: Antara
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi koperasi Foto: Antara

Kehadiran program pemerintah untuk mendirikan Koperasi Merah Putih di setiap desa di seluruh indonesia yang berjumlah sekitar 84.048 desa/kelurahan tentu patut disambut gembira. Hal tersebut karena lewat pendirian koperasi tersebut diharapkan ekonomi masyarakat lapis bawah atau akar rumput akan bisa tertolong terutama ekonomi dari para petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil.

Jumlah dana yang disediakan untuk masing-masing koperasi tersebut sekitar 3-5 miliar sehingga total dana yang diperlukan secara nasional bagi mendukung program tersebut antara 250-420 triliun. Bila dana sebesar itu tidak dikelola dengan baik dan benar oleh orang-orang yang profesional yang memiliki integritas tinggi maka tentu tidak mustahil selain akan menimbulkan kerugian finansial, juga akan berakibat buruk terhadap citra pemerintah.

Untuk itu, sebaiknya pemerintah tidak terlalu bernafsu untuk mendirikan koperasi merah putih tersebut langsung secara bersamaan waktunya di seluruh desa di tanah air, tetapi dapat didahului dengan membuat koperasi percontohan terlebih dahulu. Dalam penerapannya, dapat dimulai bisa dengan menggandeng koperasi-koperasi yang berkinerja bagus yang ada di wilayah tersebut selama ini. Hal ini ditujukan agar dengan kerja sama tersebut, pemerintah dapat mempersiapkan sistem dan sumber daya manusia yang mumpuni dan sudah siap untuk memikul dan melaksanakan tugas tersebut.

Setelah itu dilakukan, barulah secara bertahap pendirian dan pengembangan koperasinya diketoktularkan ke desa-desa lain sehingga ditargetkan pada tahun kelima seluruh desa di tanah air akan memiliki koperasi merah putih tersebut. Langkah-langkah seperti ini perlu dipertimbangkan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kredit/pembiayaan macet, moral hazard, dan lain-lain.

Ini semua penting kita ingatkan karena kita berkepentingan untuk menyukseskan program ini. Sebab bila program Koperasi Merah Putih ini berhasil maka masa depan Indonesia tentu jelas akan semakin lebih baik. Diharapkan nantinya, manfaat pembangunan yang kita jalankan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang saja seperti yang banyak kita lihat selama ini, tetapi juga oleh seluruh rakyat sesuai dengan yang diamanatkan oleh konstitusi terutama pasal 33 UUD 1945.

Oleh: Anwar abbas

Ketua PP Muhammadiyah

Editor: Abdur Rahman