Bom Bunuh Diri

Dosen Tetap Program Doktor FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok
Tulisan dari KH M. Cholil Nafis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peristiwa Bom bunuh diri di Kampung Melayu menewaskan 5 korban jiwa dan banyak orang luka-luka. Hal ini tak dapat dibenarkan dari aspek apa pun dan mana pun. Seseorang yg menghancurkan diri sendiri untuk menegakkan kebenaran atau ingin mendapat balasan pahala adalah paham yang salah dan tak sesuai dengan ajaran agama mana pun.
Berdalih perjuangan dengan membunuh orang lain pada dasarnya dia telah membunuh kemanusiaan dan menghilangkan nilai perjuangannya. Dilarang melukai apalagi membunuh seseorang tanpa dosa meskipun dengan alasan demi perjuangan.
Peristiwa bom di Kampung Melayu ini tak perlu saling menyalahkan apalagi menyudutkan. Cukuplah peristiwa ini menjadi cambuk bagi kita semua agar mewaspadai segala bentuk terorisme di lingkungan sekitar. Masing-masing kita harus meningkatkan kewaspadaan dan soliditas agar keluarga dan tetangga tidak terjangkit aksi-aksi terorisme.
Pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu untuk mencegah dan memberantas terorisme. Pemerintah harus lebih sigap tanggap dalam memberantas teror, sedangkan masyarakat harus padu dalam mencegah isme atau paham yang mengarah pada teror.
M. Cholil Nafis, Ph D
Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat
