Konten dari Pengguna

Sukmawati Sampaikan Maaf, Netizen Masih Geram.

khadmita wahyu

khadmita wahyu

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari khadmita wahyu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sukmawati Sampaikan Maaf, Netizen Masih Geram.
zoom-in-whitePerbesar

Sukmawati Soekarnoputri adalah Putri dari presiden pertama Republik Indonesia yang juga adik dari Megawati Soekarnoputri, mantan presiden indonesia. Sukmawati hadir dalam acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya Indonesia Fashion Week 2018. Sukmawati diberi kesempatan untuk membacakan puisi tentang “Ibu Indonesia” karyanya sendiri, namun isi dari puisi tersebut dikecam oleh netizen yang dinilai menyinggung umat islam.

Sukmawati datang ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menemui Ma’aruf Amin selaku Ketua MUI Kamis, (28/3/18) lalu. Sukmawati meminta maaf atas puisi “Ibu Indonesia”. Ia menangis dan mencium tangan Ma’ruf Amin. Sukmawati mengaku tidak bermaskud menyinggung umat islam maupun menghina islam dan mengaku bahwa dirinya adalah muslimah dan bangga akan Islam.

Puisi yang dibuat oleh Sukmawati adalah sebagai bentuk dari upaya mengekspresikan diri melalui suara kebudayaan sesuai dengan tema acara tersebut, namun berikut beberapa netizen yang masih geram usai Sukmawati meminta maaf kepada seluruh masyarakat.

“ini lebih parah sangat dari Pak Ahok loh.. Pak Ahok aja sampe masuk penjara. Apalagi ini, kebangetan kalo hukum nggak bisa adil”. @azhaafira berkomentar dalam Akun Instagram Kumparan.

“mohon maaf agar hukum tetap berjalan, kalo Cuma minta maaf terus bebas dari hukum semua orang jaga bisa ngelakuinnya”. @muhamadaly berkomentar dalam Akun instagram Kumparan.

Lanjut “Hukum lanjut terus, mana Pancasila kalo ga di hukum, mana keadilan bagi seluruh rakyat indonesia”. @rezaaround berkomentar dalam Akun Instagram Kumparan.

Setelah permohonan maaf yang disampaikan oleh Sukmawati tidak sedikit netizen yang masih geram akan isi dari puisi tersebut yang sudah menjadi sorotan dari berbagai kalangan umat islam.