Remaja Putri Sehat Bersama KKN UNS 84 Melalui Edukasi Tablet Tambah Darah

Mahasiswa Ilmu Komunikasi - Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Khafsoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Remaja putri butuh cukup zat besi untuk mencegah anemia
Desa Wadasmalang kembali menjadi saksi semangat para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam menyebarkan edukasi kesehatan. Salah satu program unggulan yang berhasil dilaksanakan adalah sosialisasi tentang pentingnya Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para siswi kelas V dan VI Sekolah Dasar.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja putri sejak dini mengenai pentingnya menjaga kadar hemoglobin tubuh, mencegah anemia, dan mendukung pertumbuhan serta kesehatan reproduksi. Tidak hanya lewat ceramah biasa, sosialisasi ini dikemas secara interaktif: mulai dari pre-test, penayangan video edukatif, diskusi ringan bersama kader Posyandu, hingga post-test dan pembagian leaflet serta kartu minum TTD.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai rata-rata post-test jauh lebih tinggi dibandingkan nilai pre-test. Berdasarkan data, terjadi peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh peserta dengan rata-rata selisih 2 hingga 3 poin. Grafik di atas menjadi bukti nyata bahwa metode edukatif yang menarik mampu memberikan dampak positif dalam menyampaikan informasi kesehatan.
Lebih dari itu, seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga akhir dan menunjukkan antusiasme tinggi. Guru-guru pun memberikan respons positif atas materi yang disampaikan. Dengan indikator keberhasilan yang terpenuhi, program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk generasi remaja putri yang sehat, cerdas, dan siap menjalani masa depan dengan tubuh yang kuat.
Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga membekali peserta dengan keterampilan sederhana untuk menjaga kesehatan. Para siswi diajak mengenali tanda-tanda anemia pada tubuh sendiri, seperti wajah pucat, mudah lelah, atau sering pusing. Mereka juga diajarkan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung zat besi dan vitamin C agar manfaat tablet tambah darah semakin optimal. Dengan pendekatan ini, diharapkan para remaja putri tidak hanya tahu, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Program sosialisasi ini menjadi bukti nyata peran aktif mahasiswa KKN UNS 84 dalam membangun kesadaran kesehatan di masyarakat sejak usia dini. Ke depan, diharapkan kerja sama antara sekolah, kader Posyandu, dan pemerintah desa dapat terus berlanjut, sehingga program minum tablet tambah darah bisa menjadi rutinitas yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan demikian, Desa Wadasmalang dapat menjadi contoh wilayah yang sukses membina generasi muda bebas anemia dan siap meraih prestasi.
