Menjaga Persatuan dan Kesatuan Umat Lewat Perayaan Maulid Nabi

S1 dan S2 Hubungan Internasional UIN jakarta kajian Komunikasi Internasional, Konflik Internasional. Bekerja sebagai Citizen Journalisme di Universitas Esa Unggul dan Universitas Prasetiya Mulya. Ketua Forum Lingkar Pena Jakarta 2021/2022.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Muhammad Khairur Rasyid tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Majelis Taklim Alhusna Lebak Bulus menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Alhusna, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Minggu (7/9/2025).
Jakarta, Majelis Taklim Al Husna Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diawali dengan tahlil bersama, dilanjutkan dengan syiar bertajuk “Melangitkan Doa, Membumikan Rasa: Menjaga Persatuan dan Kesatuan Umat.”
Ketua acara sekaligus Ketua Majelis Taklim Alhusna, Ahmad Fauzan, menegaskan bahwa momentum Maulid Nabi bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga ruang untuk memperkuat ukhuwah islamiyah.
“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan umat,” ujar Fauzan.
Sementara itu, penceramah KH. Drs. Arief Rahman Hakim, M.A., dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan teladan agung tentang bagaimana umat Islam dapat hidup rukun, saling menghormati, dan menebarkan kasih sayang.
“Maulid Nabi ini bukan sekadar mengenang kelahiran beliau, tetapi juga momentum untuk menghidupkan kembali semangat cinta Rasul. Dengan cinta itulah kita bisa membangun umat yang bersatu, kuat, dan berakhlak mulia,” tutur KH. Arief Rahman.
Acara ditutup dengan doa bersama yang diikuti antusias jamaah, menandai harapan agar semangat persatuan dan kesatuan terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa
