Pengaruh Media Sosial bagi Budaya Lokal

Siswi SMP Trenmatika
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Khansa Mimi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Media sosial dapat memberikan informasi kepada masyarakat luas. Media sosial ternyata juga banyak membantu kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seperti melihat video belajar, berbelanja, bahkan berkomunikasi dengan orang-orang yang jauh dari jangkauan kita. Namun, adanya media sosial dapat memicu perubahan adat istiadat masyarakat. Hal ini karena anak-anak zaman sekarang kurang tahu banyak hal tentang budaya lokal dan membiarkan budaya asing memengaruhi mereka. Maka dari itu, media sosial menjadi salah satu pengaruh bagi kemajuan budaya lokal.

Indonesia memiliki beragam budaya yang sudah ada sejak dahulu kala. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, budaya asing mulai masuk dengan mudahnya melalui berbagai macam cara, salah satunya adalah melalui media sosial. Hal ini menjadi faktor perbandingan oleh masyarakat antar budaya yang dapat memicu perpecahan. Dengan digunakannya media sosial secara masif, dapat menimbulkan perubahan budaya. Salah satu contohnya adalah anak zaman sekarang yang sudah melupakam mainan tradisional dan menggantinya dengan bermain ponsel. Budaya asing yang mulai masuk ke Indonesia membuat masyarakat berpikir kalau budaya lokal merupakan hal yang sudah tidak zaman.
Namun, di sisi lain, media sosial dapat membawa kemajuan bagi budaya lokal. Dengan media sosial, kita bisa mengekspos banyak hal tentang budaya-budaya kita ke orang asing. Perkembangan media sosial juga membantu masyarakat dalam mengembangkan kreatifitas kebudayaannya. Anak bangsa juga dapat mengembangkan wawasannya tentang kebudayaan Indonesia. Dengan begitu, mereka tidak akan mudah terpengaruh oleh budaya asing.
Semua pendapat diatas mengandung unsur pro dan kontra. Pandangan masyarakat yang berbeda tentang pengaruh media sosial terhadap budaya lokal terkadang dapat memicu perpecahan. Namun, tidak semua pendapat bisa kita telan mentah-mentah atau menolaknya. Oleh karena itu, masalah ini bergantung pada diri sendiri. Kita harus bisa menyaring segala informasi dengan bijak untuk tetap memajukan dan memperhatikan budaya lokal Indonesia.
Catatan: Tugas kelompok 1 (Miracle, Alya, Zalfa, Shabrina)
