Pelepasan Mahasiswa KKN PPM Integratif Universitas Padjadjaran Juli Agustus 2025

Dosen di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kharistya Amaru tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Rabu, 9 Juli 2025 | Lapangan Rektorat Universitas Padjadjaran
Universitas Padjadjaran secara resmi melepas 1.473 mahasiswa peserta KKN PPM Integratif 2025 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan semarak pada Rabu, 9 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dr., SpM(K), M.Kes., PhD dan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan.
Mahasiswa akan menjalankan program pengabdian masyarakat di 9 kabupaten/kota di Jawa Barat, meliputi:
Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Garut, dan wilayah lainnya.
Acara diawali dengan pertunjukan budaya Rampak Kendang dan penampilan dari Lises Unpad, yang menambah semangat dan kebanggaan dalam momen pelepasan ini.
Sambutan Rektor Universitas Padjadjaran
Dalam sambutannya, Prof. Arief menyampaikan bahwa KKN bukan hanya menjadi sarana mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu, tetapi juga merupakan ajang belajar dan bekerja bersama masyarakat, mengenal langsung tantangan dan potensi yang ada di lapangan.
Mahasiswa diharapkan dapat membantu menyelesaikan isu-isu strategis yang telah dititipkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, antara lain:
1. Stunting dan ketahanan pangan
2. Kesehatan masyarakat
3. Pengelolaan sampah dan lingkungan hidup
4. Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
5. Pencegahan TBC
Prof. Arief menekankan bahwa ini adalah bagian dari misi besar Unpad untuk menjadi perguruan tinggi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. KKN bukan hanya wadah implementasi ilmu, tetapi juga sarana mahasiswa untuk belajar dari masyarakat, bekerja lintas disiplin, dan mengenal tantangan nyata pembangunan daerah.
Tak lupa, beliau juga menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa peserta KKN telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan jika terjadi musibah seperti kecelakaan atau sakit selama menjalankan pengabdian.
Dukungan Mitra dan Sponsor
Sebagai wujud kolaborasi lintas sektor, dalam kegiatan ini juga dilakukan serah terima bantuan dari mitra dan sponsor, antara lain:
Pepsodent (Unilever Indonesia) – mendukung kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
BPJS Ketenagakerjaan – memberikan perlindungan sosial bagi mahasiswa KKN
Dinas Kesehatan dan mitra lainnya – mendukung sosialisasi tentang TBC, stunting, dan isu-isu kesehatan masyarakat lainnya
Sambutan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan
Wakil Gubernur menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Unpad dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di desa, seperti pengurangan angka stunting, yang saat ini telah turun signifikan dari 20,9% menjadi 15,9%, pencapaian tertinggi secara nasional.
Beliau mengingatkan bahwa dalam membangun desa dan kota, masyarakat desa bukanlah objek, melainkan subjek pembangunan. Oleh karena itu, mahasiswa diminta untuk hadir bukan hanya membawa ilmu, tetapi juga kerendahan hati, rasa hormat, dan empati.
"Kasaluhureun hormat, kahandapeun ngahargaan, Kasasama pengertian. Mungkin saja ada pelajaran hidup yang tak kita temukan di bangku kuliah, tetapi hadir dari pengalaman masyarakat desa." – Wakil Gubernur Jabar
Beliau juga menekankan pentingnya kesehatan sebagai syarat utama untuk menjalankan aktivitas dengan optimal, serta mendorong mahasiswa untuk merancang program yang aplikatif, komunikatif, dan berkelanjutan di desa, serta membuka jejaring lintas sektor untuk membangun perubahan.
Menjadi Agen Perubahan
KKN PPM Integratif Unpad 2025 menjadi titik awal mahasiswa untuk tampil sebagai agen perubahan, yang mampu:
1. Merancang program yang aplikatif dan berkelanjutan
2. Membangun jejaring lintas sektor
3. Mewujudkan kontribusi nyata dengan sikap akademik yang rendah hati
Dengan semangat kolaboratif dan pengabdian, mahasiswa diharapkan dapat menjadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga dalam membangun masyarakat, daerah, dan Indonesia yang lebih baik.
