Konten dari Pengguna

Kenali Hama Tanaman Sejak Dini, Tips dari Kebun Raya Purwodadi

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mohamad Kholik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman yang tumbuh subur tentu jadi kebanggaan, baik di kebun raya maupun di pekarangan rumah. Namun, sering kali tanaman mendadak layu, daunnya berbintik, atau batangnya berlubang. Semua itu bisa jadi tanda serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Di Kebun Raya Purwodadi, para peneliti hortikultura mengajarkan cara sederhana mengenali dan mengendalikan hama agar ribuan koleksi tanaman tetap sehat. Menariknya, sebagian tips ini juga bisa kita terapkan di rumah.

Kenali Gejala Sejak Dini

Menurut Dr. Ir. Mizu Istianto, M.P., mengenali gejala awal serangan OPT adalah kunci. Misalnya:

Daun menguning atau muncul bercak bisa jadi tanda serangan jamur.

Batang yang berlubang sering kali disebabkan penggerek.

Daun yang keriting bisa terkait serangan kutu putih atau kutu daun.

“Semakin cepat kita mengenali gejalanya, semakin besar peluang menyelamatkan tanaman,” ujarnya.

Gunakan Cara Ramah Lingkungan

Pengendalian tidak harus selalu dengan pestisida kimia. Di Purwodadi, para peneliti mencontohkan penggunaan bahan alami, seperti serai wangi untuk mengusir penggerek batang. Selain itu, pemanfaatan musuh alami (seperti kepik pemangsa atau laba-laba) juga efektif menjaga keseimbangan ekosistem.

Terapkan Prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT)

Strategi PHT yang biasa diterapkan di kebun raya juga bisa digunakan di skala rumah tangga:

Pemantauan rutin – periksa tanaman setiap beberapa hari.

Sanitasi lingkungan – buang bagian tanaman yang sakit atau terlalu parah terserang.

Gunakan musuh alami atau bahan nabati sebelum beralih ke pestisida.

Bukan Hanya di Kebun Raya

Menurut Rudi Cahyo Wicaksono, S.P., M.P., kolaborasi dan kepedulian bersama menjadi kunci. “Kalau di kebun raya semua staf punya pemahaman yang sama, di rumah tangga pun kita bisa mengajak keluarga ikut merawat tanaman agar lebih cepat teratasi kalau ada masalah,” jelasnya.

Tanaman Sehat, Hidup Seimbang

Langkah kecil seperti mengenali gejala hama sejak dini bisa berdampak besar. Tanaman yang sehat bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem. Jadi, tips dari Kebun Raya ini bisa jadi inspirasi: menjaga tanaman di kebun raya sama pentingnya dengan merawat tanaman di pekarangan rumah.

Peserta pelatihan di Kebun Raya Purwodadi mempraktikkan cara pengendalian hama.”(Dokumen pribadi saya)
“Peneliti hortikultura berbagi teknik pengendalian hama ramah lingkungan.” (Dokumen pribadi saya)