Konten dari Pengguna

UMKM Opak Emak Kesih—Cita Rasa Tradisi dari Desa Balongsari, Rawamerta, Karawang

Kikimiky Mzth

Kikimiky Mzth

Perjalanan kariernya dimulai sebagai seorang pekerja pabrik di sebuah perusahaan china. Dengan kerja keras dan dedikasi, berhasil menempati posisi operator produksi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kikimiky Mzth tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah singkat dan identitas usaha

Opak Emak Kesih lahir dari tangan terampil seorang ibu rumah tangga yang sudah bertahun-tahun dan membuat opak sebagai hidangan keluarga/suguhan di acara hajatan masyarakat. Berawal dari usaha kecil di kampung Rawa Gede, kini produknya semakin dikenal luas dan mulai dipasarkan sebagai oleh-oleh khas Karawang.

Dengan modal keahlian tradisional dan bahan lokal, usaha ini berkembang menjadi sumber penghasilan keluarga sekaligus pelestari kuliner tradisi Balongsari. Nama “Emak Kesih” menggambarkan nuansa keluarga dan kearifan lokal yang menjadi nilai jual emosional bagi konsumen yang mencari produk otentik dan bernostalgia.

Sumber Foto : Opak Ema Kesih desa Balongsari

Dengan cita rasa gurih alami dan tekstur renyah, opak buatan Emak Kesih menghadirkan nostalgia akan jajanan tradisional tempo dulu. Keistimewaan produk ini terletak pada cara pembuatannya yang masih menggunakan metode tradisional: beras ketan pilihan, bumbu sederhana, serta proses pemanggangan yang telaten. Dibuat dari beras ketan, singkong, atau tepung beras; dibumbui dan dipanggang sehingga menghasilkan tekstur renyah. Rasa dan aroma opak sangat bergantung pada komposisi bahan, teknik pengolahan, dan bumbu khas keluarga pembuatnya — itulah yang sering menjadi pembeda produk UMKM kecil seperti Opak Emak Kesih.

Sumber Foto : Penyerahan benner bersama Mahasiswa KKN Tematik STIT Rakeyan Santang 2025

Rasa legendaris dari tanah Rawa Gede Karawang, asli daerah asli rasa.

Opak Emak Kesih lahir dari dapur rumahan sebagai usaha keluarga turun temurun yang sudah bertahun tahun. Dengan modal keahlian tradisional dan bahan lokal, usaha ini berkembang menjadi sumber penghasilan keluarga sekaligus pelestari kuliner tradisi Balongsari. Nama “Emak Kesih” menggambarkan nuansa keluarga dan kearifan lokal yang menjadi nilai jual emosional bagi konsumen yang mencari produk otentik dan bernostalgia.

Dampak ekonomi dan sosial

Pemberdayaan lokal: menyerap tenaga kerja rumahan, terutama perempuan, dan memberikan penghasilan tambahan keluarga.

Perputaran ekonomi desa: penggunaan bahan baku lokal (mis. Beras atau singkong) membantu petani/pemasok setempat.

Pelestarian budaya: mempertahankan resep tradisional sebagai bagian dari identitas kuliner daerah.

Produk dan keunikan

Varian rasa: umumnya tersedia rasa original asin dan manis

Kemasan: biasanya dikemas sederhana untuk pasar pasar tradisional dan warung; beberapa kemasan lebih rapi untuk oleh-oleh atau penjualan modern.

Keunikan: resep turun-temurun, tekstur renyah yang stabil, dan penggunaan bahan baku lokal menjadi pembeda dari opak industrial.

Proses Produksi

Sumber Foto : Proses pembuatan opak sebelum dipasarkan bersama Mahasiswa KKN Tematik STIT Rakeyan Santang 2025
  1. Pemilihan bahan: beras ketan/tepung beras atau singkong berkualitas dari pemasok lokal.

  2. Pencampuran & perendaman: bahan diolah (mis. Direndam atau dihaluskan) sesuai resep keluarga.

  3. Pencetakan/penggilingan: adonan dibentuk tipis.

  4. Pengeringan/pemanggangan: tahap ini penting untuk mendapatkan kerenyahan dan daya simpan.

  5. Pendinginan & pengemasan: produk dikemas setelah benar-benar kering agar tahan lama.

Opak Emak Kesih adalah contoh UMKM berskala kecil yang menyimpan potensi ekonomi dan budaya. Dengan perbaikan kemasan, strategi pemasaran, dan sedikit investasi pada kualitas dan standar, Opak Emak Kesih bisa memperluas pasar tanpa kehilangan cita rasa tradisional yang menjadi kekuatannya.

Sebagai salah satu warisan kuliner Karawang, Opak Emak Kesih dari Rawa Gede layak menjadi kebanggaan masyarakat Desa Balongsari dan inspirasi bagi UMKM lainnya untuk terus melestarikan tradisi sekaligus meningkatkan kesejahteraan bersama.

Keberadaan Opak Emak Kesih adalah bukti bahwa usaha keluarga sederhana dapat menjadi penjaga tradisi sekaligus penggerak ekonomi lokal.