Edukasi Bahaya Merokok untuk Siswa 7D MTsN 4 Brebes

Mahasiswa Universitas Peradaban Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN DESA BANGBAYANG UNIVERSITAS PERADABAN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan sosialisasi tentang bahaya merokok dilaksanakan di MTsN 4 Brebes dengan sasaran siswa kelas 7D. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa sejak dini mengenai dampak buruk rokok bagi kesehatan serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat.
Sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar siswa tidak terjerumus dalam kebiasaan merokok yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang di sekitarnya. Mengingat usia remaja merupakan masa yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, edukasi semacam ini dinilai sangat penting.
Dalam kegiatan tersebut, pemateri menyampaikan berbagai informasi terkait kandungan berbahaya yang terdapat dalam rokok serta dampaknya terhadap tubuh. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa kelas VII, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Selain penjelasan materi, siswa juga diberikan contoh dampak merokok terhadap kesehatan, seperti gangguan pernapasan, penurunan daya tahan tubuh, serta risiko penyakit serius di masa depan. Siswa diajak untuk memahami bahwa merokok bukanlah kebiasaan yang keren, melainkan kebiasaan yang membahayakan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab. Para siswa kelas 7D terlihat antusias dan aktif mengajukan pertanyaan seputar rokok dan dampaknya. Hal ini menunjukkan tingginya rasa ingin tahu dan kepedulian siswa terhadap kesehatan mereka.
Pihak sekolah MTsN 4 Brebes mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosialisasi bahaya merokok tersebut. Guru berharap kegiatan ini dapat memberikan pengaruh positif dan menjadi bekal pengetahuan bagi siswa agar mampu menolak ajakan merokok di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas 7D MTsN 4 Brebes dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi rokok. Edukasi ini juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang berani berkata tidak pada rokok demi masa depan yang lebih sehat.
