Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan DAGUSIBU bagi Ibu Hamil di Desa Bangbayang

Mahasiswa Universitas Peradaban Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN DESA BANGBAYANG UNIVERSITAS PERADABAN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan


Bangbayang, Bantarkawung. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) yang ditujukan kepada ibu hamil di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai pentingnya penggunaan obat yang aman dan tepat.
Penyuluhan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap kesehatan ibu dan janin. Ibu hamil merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko kesalahan penggunaan obat, sehingga diperlukan edukasi yang tepat agar tidak terjadi dampak negatif bagi kesehatan ibu maupun perkembangan janin.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai cara mendapatkan obat dari sarana resmi seperti apotek atau fasilitas kesehatan. Peserta juga diberikan pemahaman untuk selalu memeriksa label, izin edar, serta tanggal kedaluwarsa sebelum mengonsumsi obat.
Materi selanjutnya membahas cara penggunaan obat yang benar sesuai dosis dan aturan pakai yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan. Mahasiswa KKN menekankan pentingnya tidak mengonsumsi obat sembarangan, terutama tanpa resep dokter, selama masa kehamilan.
Selain itu, peserta penyuluhan juga diberikan edukasi mengenai cara menyimpan obat yang benar agar kualitas dan khasiat obat tetap terjaga. Penyimpanan obat yang tepat diharapkan dapat mencegah kerusakan obat serta menghindari risiko yang membahayakan kesehatan.
Penyuluhan ini juga membahas cara membuang obat yang sudah rusak atau kedaluwarsa dengan benar. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pembuangan obat yang tidak tepat dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Para ibu hamil tampak antusias dan aktif bertanya mengenai obat-obatan yang aman dikonsumsi selama kehamilan, termasuk vitamin dan obat yang sering digunakan sehari-hari.
Melalui kegiatan penyuluhan DAGUSIBU ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil di Desa Bangbayang tentang pentingnya penggunaan obat secara bijak, sehingga dapat mendukung terwujudnya keluarga sehat dan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan.
