Konten dari Pengguna

Mengunjungi UMKM Kerupuk Dorokdok dan Rengginang di Desa Bangbayang

KKN DESA BANGBAYANG UNIVERSITAS PERADABAN

KKN DESA BANGBAYANG UNIVERSITAS PERADABAN

Mahasiswa Universitas Peradaban Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN DESA BANGBAYANG UNIVERSITAS PERADABAN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses Penjemuran Kerupuk Dorokdok
zoom-in-whitePerbesar
Proses Penjemuran Kerupuk Dorokdok
Rengginang
zoom-in-whitePerbesar
Rengginang

Bangbayang, Bantarkawung. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Peradaban melaksanakan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pembuatan kerupuk dorokdok dan rengginang di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN yang bertujuan untuk mengenal potensi ekonomi lokal serta mendukung pengembangan UMKM desa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN melakukan observasi langsung terhadap proses produksi kerupuk dorokdok dan rengginang yang menjadi salah satu produk Desa Bangbayang.

Para mahasiswa diajak menyaksikan secara langsung tahapan pembuatan produk, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengeringan, hingga pengemasan. Proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional ini dinilai mampu menjaga kualitas serta cita rasa khas produk lokal.

Salah satu pelaku UMKM menyampaikan bahwa usaha kerupuk dorokdok dan rengginang tersebut telah berjalan cukup lama. “Usaha pembuatan kerupuk dorokdok dan rengginang ini sudah kami jalankan selama kurang lebih 15 tahun. Sejak awal berdiri hingga sekarang, kami tetap mempertahankan cara produksi tradisional agar cita rasa khasnya tetap terjaga” ujarnya.

Selain melakukan observasi, mahasiswa KKN Universitas Peradaban juga berdiskusi dengan pelaku usaha mengenai berbagai kendala yang dihadapi, seperti pemasaran dan pengemasan produk. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat memberikan ide serta pendampingan sederhana yang bermanfaat bagi keberlanjutan dan pengembangan UMKM Desa Bangbayang.

Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk UMKM lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.