KKN UPI Hadirkan Rocket Stove untuk Optimalkan Pembakaran Sampah Desa Jemah

KKN DESA JEMAH UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS DI SUMEDANG
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari kkn desajemahupi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penumpukan limbah rumah tangga masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat pedesaan. Pembakaran sampah secara konvensional sering kali tidak efektif dan justru menimbulkan polusi asap pekat yang mengganggu kenyamanan warga. Menjawab keresahan tersebut, mahasiswa KKN UPI hadirkan Rocket Stove untuk optimalkan pembakaran sampah Desa Jemah. Inovasi ini menjadi langkah nyata agar limbah dapat diurai dengan cepat, efisien, dan lebih ramah lingkungan.
Selama ini, warga Desa Jemah kesulitan menangani sampah yang terus menggunung karena minimnya fasilitas pengolahan akhir. Jika dibiarkan, tumpukan sampah akan menimbulkan bau tak sedap dan berisiko mengganggu kesehatan lingkungan. Sebaliknya, jika dibakar secara sembarangan di tempat terbuka (open burning), asap tebal yang dihasilkan sangat mengganggu pernapasan warga di sekitarnya.
Menyadari kondisi darurat sampah tersebut, tim mahasiswa KKN UPI berinisiatif merancang dan membangun fasilitas pembakaran yang lebih modern bernama Rocket Stove atau tungku roket.
Inovasi Pembakaran Cepat dan Minim Asap
Rocket Stove bukanlah sekadar tempat pembakaran sampah biasa. Alat ini didesain secara khusus dengan memanfaatkan sistem sirkulasi udara yang sangat baik (efek cerobong). Sirkulasi yang terarah ini mampu memusatkan panas dan menghasilkan suhu api yang sangat tinggi di dalam tungku.
Berkat rancangan tersebut, proses pembakaran sampah menjadi jauh lebih optimal. Sampah-sampah rumah tangga yang menumpuk dapat musnah menjadi abu dalam waktu yang lebih singkat. Keunggulan paling utama dari Rocket Stove ini adalah kemampuannya menekan emisi, sehingga asap pekat yang biasanya muncul pada pembakaran biasa dapat berkurang secara drastis.
Harapan untuk Lingkungan yang Bersih dan Sehat
Proses pembangunan Rocket Stove ini dilakukan dengan menggunakan material yang kokoh dan tahan panas tinggi. Pemilihannya pun ditempatkan di titik strategis agar fasilitas ini dapat diakses dan digunakan secara optimal oleh warga sekitar yang membutuhkan tempat pembuangan akhir.
Kehadiran inovasi ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Melalui fasilitas Rocket Stove ini, mahasiswa KKN UPI tidak hanya memberikan bantuan berupa bangunan fisik, tetapi juga mengedukasi warga tentang cara pengelolaan sampah yang lebih efektif. Harapannya, inovasi ini dapat secara konsisten mengatasi masalah sampah menumpuk, menekan polusi udara akibat pembakaran liar, dan mewujudkan Desa Jemah yang jauh lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
